Baznas Jepara Ditarget Rp 17,6 M Tahun 2026
rival al manaf April 27, 2026 05:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Pimpinan Baznas Kabupaten Jepara periode 2026–2031 dengan formasi Ketua M. Nasrullah Huda, Ali Masyhuri sebagai Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Kusdiyanto sebagai Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Jamaludin sebagai Wakil Ketua Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, serta Nanang Niamillah sebagai Wakil Ketua Bidang SDM, Administrasi, dan Komunikasi resmi dilantik, Senin (27/4/2026) di Pendapa Kartini Jepara.

Pada 2026 ini, Banzas Jepara ditarget dapat menghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebanyak Rp 17,6 miliar.

Angka tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendukung program-program pemerintah daerah berkaitan dengan kemaslahatan masyarakat.

Di mana saat ini terdata ada 73 ribu warga Jepara yang dikategorikan masuk fakir dan miskin tergolong sebagai mustahik. Selanjutnya menjadi perhatian Baznas dalam hal penyaluran bantuan bagi warga yang membutuhkan.

Ketua Baznas Jepara, M. Nasrullah Huda mengatakan, target Rp 17,6 miliar bukan pekerjaan yang mudah. Namun juga bukan sesuatu hal yang mustahil untuk dilakukan.

Sebagai ketua terpilih, dia berkomitmen membangun satu tim yang solid dan penuh tanggungjawab.

Kampanye zakat secara masif menjadi PR bagi Baznas menyasar semua kalangan. Termasuk kalangan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jepara yang selama ini dinilai belum maksimal.

"Kampanye zakat secara masif menyasar semua instansi dan tempat guna mendukung terciptanya target," terangnya.

M. Nasrullah menegaskan, data menunjukkan bahwa angka kemiskinan Jepara turun dari 6,09 persen menjadi 5,79 persen.

Dari total penduduk Jepara 1,2 juta orang, masih ada 73 ribu warga miskin yang masih membutuhkan uluran bantuan. Selanjutnya menjadi PR Baznas dalam pentasyarufan hasil pengumpulan zakat, infaq dan sedekah (ZIS).

"Itu tugas kami memastikan hasil zakat, infaq dan sedekah sampai kepada pihak yang menerima," ujar dia.

Kinerja Baznas Jepara mendapatkan atensi langsung oleh Bsznas RI.

Target Rp 17,6 miliar dinilai belum optimal di tingkat kabupaten. Bahkan masih jauh dari target Kabupaten Karanganyar di angka Rp 27 miliar.

Dengan maksud agar capaian kinerja Baznas Jepara pada tahun ini diharapkan bisa melebihi target yang telah ditentukan.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo menuturkan, atensi khusus Baznas RI kepada Baznas Jepara dalam rangka mewujudkan suatu daerah lebih maju.

Kata dia, pelantikan ini merupakan bagian penting dalam memastikan tata kelola zakat berjalan sah, terstruktur, serta memiliki legitimasi kuat, baik secara regulasi maupun kelembagaan.

Dalam hal ini, dia berkomitmen terus mendukung kebijakan Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Jepara.

"Pemerintah daerah akan selalu mendukung kebijakan Baznas, dalam terciptanya kemaslahatan masyarakat Jepara," tegas dia. (Sam)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.