TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO – Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, resmi dinobatkan sebagai Desa Pelopor Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tingkat nasional.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, dalam acara di Boyolali pada 16 Januari 2026.
Prestasi ini tidak lepas dari tangan dingin Saifuddin (63), Kepala Desa Kasegeran yang kini menjabat untuk periode ketiga.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Banyumas periode 2014-2019 ini memiliki keterikatan historis yang kuat dengan kebijakan tersebut, mengingat dirinya adalah salah satu inisiator pengesahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 26 Tahun 2016 tentang KTR.
"Perda KTR ini sangat efektif dalam menghindari penularan penyakit dan menekan angka stunting. Sebagai mantan anggota dewan yang ikut mengawal Perda ini, saya merasa terpanggil untuk menerapkannya secara nyata di tingkat desa," ujar Saifuddin, Rabu (22/4/2026).
Implementasi Nyata: Tanpa Asbak dan Puntung Rokok
Penerapan KTR di Desa Kasegeran bukan sekadar formalitas di atas kertas. Dinas Kesehatan (Dinkes) KB Kabupaten Banyumas mengonfirmasi bahwa implementasi di lapangan berjalan dengan sangat ketat, terutama di fasilitas publik dan area perkantoran.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes KB Banyumas, Sito Hatmoko, menyebutkan bahwa kantor Desa Kasegeran kini sepenuhnya bersih dari asap rokok, puntung, hingga penyediaan asbak.
Baca juga: Reshuffle Kabinet Merah Putih: Prabowo Lantik Jumhur Hidayat hingga Dudung Abdurachman
"Kami sangat mengapresiasi komitmen mereka. Desa Kasegeran menjadi percontohan nyata penerapan Perda KTR dan kami berharap ini bisa ditiru oleh seluruh kantor pemerintahan lainnya di Banyumas," kata Sito.
Dukungan Akar Rumput dan Harapan Masa Depan
Keberhasilan program ini didukung penuh oleh elemen masyarakat, mulai dari PKK, kader kesehatan, hingga jajaran RT dan RW. Kesadaran masyarakat akan kesehatan kolektif menjadi kunci utama Desa Kasegeran mampu meraih penghargaan dari kementerian.
Saifuddin berharap pencapaian ini menjadi pemacu semangat bagi warga untuk terus menjaga gaya hidup sehat. "Masyarakat menyambut gembira dan siap melanjutkan. Harapan saya ke depan kesadaran kesehatan masyarakat semakin meningkat dan berdampak positif pada kualitas hidup warga Kasegeran," pungkasnya. (fba)