POSBELITUNG.CO -- Berikut nama enam pejabat baru yang di-reshuffle Presiden Prabowo Subianto Senin (27/4/2026) hari ini.
Pejabat yang dilantik tersebut yakni pejabat menteri dan pejabat setingkat menteri.
Diketahui Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri dan kepala lembaga baru di Istana Negara, Jakarta hari ini.
Baca juga: Biodata Anita Palupy Indahsari, Kepala Sekolah yang Namanya Masuk 13 Tersangka Kasus Daycare Jogja
Sebanyak enam nama menduduki posisi baru menggantikan pejabat yang lama.
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya penguatan konsolidasi politik dan efektivitas kinerja birokrasi di tengah tantangan pemerintahan yang kian dinamis.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Presiden menunjuk M. Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) untuk menggantikan pejabat sebelumnya.
Selain itu, mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Dudung Abdurachman juga menempati posisi strategis di lingkungan lembaga kepresidenan tersebut.
Baca juga: Biodata Mukti Agung Wibowo, Eks Bupati Pemalang Dulu di-OTT KPK, Pilih Berbisnis Usai Bebas Penjara
Di jajaran kementerian, tokoh aktivis Jumhur Hidayat dipercaya mengemban amanah baru sebagai Menteri Lingkungan Hidup.
Pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo berlangsung dengan khidmat.
Di bawah naungan kitab suci, para pejabat baru tersebut menyatakan komitmennya untuk setia pada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan tugas dengan penuh integritas.
Kehadiran sejumlah menteri koordinator dan pimpinan lembaga tinggi negara dalam seremoni ini menegaskan dukungan penuh terhadap perubahan formasi kabinet tersebut.
Adapun penunjukkan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 51P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri serta Wakil Menteri Periode 2024-2029.
Selain itu, pelantikan juga menurut Keppres Nomor 52P/2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI.
Baca juga: 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja, 13 Orang Tersangka
Prabowo turut menandatangani keputusan terkait pelantikan Penasehat Khusus Presiden bidang Komunikasi yang tertuang dalam Keppres Nomor 53P/2026.
Setelah itu, mereka diambil sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Prabowo.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 serta akan menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti kepada bangsa dan negara."
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan, akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab," kata mereka mengikuti pernyataan Prabowo.
Kemudian, acara berlanjut dengan proses penandatanganan berkas yang disaksikan langsung oleh Prabowo.
Sebagai informasi, Jumhur menggantikan Hanif yang ditunjuk menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Sebelumnya, jabatan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan yang diemban Hanif tidak ada.
Jabatan semacam itu hanya ada di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
Baca juga: Rancang Long Weekend Sekarang, Ada 6 Hari Libur Panjang Idul Adha 2026, Catat Tanggalnya
Jabatan Wamenko bidang Politik dan Keamanan dijabat oleh Lodewijk Freidrich Paulus. Sedangkan, Wamenko bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan diemban oleh Otto Hasibuan.
Sementara itu, jabatan yang diemban oleh Dudung saat ini sebelumnya dijabat oleh Qodar.
Di sisi lain, Hasan Nasbi sebelumnya sempat terkena reshuffle oleh Prabowo dan kini kembali masuk dalam Kabinet Merah Putih. Dia sempat dipecat saat menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) pada 17 September 2025.
Hal yang sama juga sempat dialami oleh Abdul Kadir yang terkena reshuffle seperti Hasan Nasbi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI).
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto/Malvyandie Haryadi) (Bangkapos.com/Posbelitung.co)