Jalankan Semangat Juang Kartini, Sandiaga Dorong Ibu-ibu di Tegal Ikut Bantu Ekonomi Keluarga
Wahyu Aji April 27, 2026 07:38 PM

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Momen Hari Kartini, sebanyak 50 perempuan di Kabupaten Tegal mendapat bantuan modal usaha usai mengikuti pelatihan keterampilan berbasis usaha rumahan yang digagas Eks Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Kegiatan yang digelar di Kabupaten Tegal tersebut diikuti puluhan ibu rumah tangga yang dilatih membuat produk seperti banana muffin dan dadar gulung cokelat isi pisang keju, yang dinilai memiliki potensi pasar dengan bahan baku mudah diperoleh.

Tak hanya pelatihan, peserta juga mendapatkan bantuan modal usaha serta hadiah dari program Kartini Challenge.

Pelatihan serupa juga digelar di Karawang, tepatnya di wilayah Cermin Timur, Sukakertama, dengan jumlah peserta yang sama.

Di lokasi tersebut, peserta dilatih membuat bolu ketan hitam lumer dan thai dessert sebagai produk unggulan berbasis rumahan.

Sandiaga Uno mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan perempuan yang telah dijalankan selama sekitar 15 tahun.

“Perempuan perlu memiliki kemandirian ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami ingin peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga keberanian untuk memulai usaha,” ujar Sandiaga dalam keterangan yang diterima, Senin (27/4/2026).

Program ini juga dilengkapi pendampingan selama tiga minggu untuk membantu peserta mengembangkan usaha, mulai dari produksi hingga pemasaran digital.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pelaku usaha baru dari kalangan perempuan yang mampu mandiri secara ekonomi sekaligus memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Selain pelatihan memasak, peserta juga dibekali keterampilan digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan untuk membuat konten pemasaran dan strategi penjualan berbasis pre-order.

Hasilnya, dalam sesi praktik, salah satu peserta bahkan langsung mendapatkan pesanan hingga 115 potong dadar gulung serta sejumlah banana muffin dalam satu hari.

Perwakilan Ruang Temu Asa Tegal, Mujab, menilai pemberdayaan perempuan bisa dimulai dari sektor sederhana seperti dapur rumah tangga.

“Dari dapur rumah, perempuan bisa membantu ekonomi keluarga. Kuncinya ada pada kemauan dan kreativitas,” tandas dia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.