Prabowo Reshuffle Kabinet Merah Putih, Jumhur Jadi Menteri hingga Dudung Pimpin KSP
M Zulkodri April 27, 2026 06:23 PM

POSBELITUNG.CO--Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dengan melantik sejumlah menteri dan pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Reshuffle ini disebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi politik sekaligus meningkatkan efektivitas pemerintahan di tengah tantangan nasional yang semakin dinamis.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah nama baru masuk ke lingkar inti pemerintahan, termasuk tokoh buruh, eks petinggi militer, hingga figur komunikasi politik nasional.

Prabowo Ambil Sumpah Menteri dan Kepala Lembaga Baru

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Istana Negara dan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.

Para pejabat yang dilantik tampak berdiri berjajar sebelum diambil sumpah jabatan di bawah kitab suci.

“Bersediakah saudara-saudara untuk diambil sumpah menurut agama Islam?” tanya Prabowo dalam prosesi pelantikan.

“Bersedia,” jawab para pejabat yang dilantik secara serempak.

Mereka kemudian menyatakan komitmen untuk menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab serta setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Dudung Jadi Kepala Staf Kepresidenan

Salah satu nama yang paling menyita perhatian adalah Dudung Abdurachman.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Penunjukan Dudung dinilai memperkuat posisi strategis Istana dalam mengawal stabilitas politik dan koordinasi pemerintahan.

Jumhur Hidayat Masuk Kabinet

Tokoh buruh nasional Jumhur Hidayat juga resmi masuk Kabinet Merah Putih.

Ia dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

Masuknya Jumhur dinilai menjadi kejutan dalam reshuffle kali ini karena selama ini dikenal sebagai tokoh serikat pekerja dan aktivis ketenagakerjaan.

Qodari dan Hasan Nasbi Tangani Komunikasi Pemerintah

Sementara itu, pengamat politik Muhammad Qodari dipercaya menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Sedangkan Hasan Nasbi dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi.

Langkah ini dinilai sebagai upaya Prabowo memperkuat strategi komunikasi publik pemerintah yang sebelumnya kerap menjadi sorotan.

Abdul Kadir Karding Pimpin Badan Karantina

Nama lain yang ikut masuk dalam reshuffle adalah Abdul Kadir Karding.

Ia dipercaya memimpin Badan Karantina Indonesia sebagai kepala lembaga baru.

Sementara Hanif Faisol Nurofiq dilantik menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik

Berikut daftar pejabat baru hasil reshuffle Kabinet Merah Putih:

  • Jumhur Hidayat — Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
  • Hanif Faisol Nurofiq — Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan
  • Dudung Abdurachman — Kepala Staf Kepresidenan
  • Muhammad Qodari — Kepala Badan Komunikasi Pemerintah
  • Hasan Nasbi — Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi
  • Abdul Kadir Karding — Kepala Badan Karantina Indonesia

Reshuffle Kedua Era Prabowo

Perombakan kabinet kali ini menjadi reshuffle besar kedua sejak pemerintahan Prabowo Subianto berjalan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga sempat melakukan penyesuaian kabinet pada awal 2026 untuk memperkuat sektor ekonomi, pangan, dan investasi nasional.

Kala itu beberapa posisi wakil menteri dan kepala badan strategis juga mengalami pergantian guna mempercepat realisasi program prioritas pemerintah.

Pengamat politik menilai reshuffle terbaru ini memperlihatkan fokus Prabowo pada penguatan komunikasi publik, stabilitas politik, serta pengawasan sektor strategis nasional.

Penguatan Konsolidasi Politik

Masuknya sejumlah tokoh dengan latar belakang berbeda disebut menjadi bagian dari strategi konsolidasi nasional pemerintahan Prabowo.

Selain memperluas dukungan politik, langkah tersebut juga dinilai bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor di tengah tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik internasional.

Hingga kini, Istana belum memberikan penjelasan rinci terkait kemungkinan reshuffle lanjutan dalam waktu dekat.(*)
 
(Tribunnews.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.