Jaga Tradisi Melayu, Lomba Telur Hias Meriahkan HUT ke-260 Kota Sungailiat
Hendra April 27, 2026 07:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Suasana pelataran Masjid Agung Sungailiat tampak semarak pada Senin (27/4/2026). Puluhan tim dari berbagai instansi memamerkan kreativitas mereka dalam lomba telur hias yang dirangkaikan dengan kegiatan khataman Al-Qur’an untuk memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-260 Kota Sungailiat.

Sebanyak 50 tim peserta yang terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, rumah sakit, hingga perusahaan daerah mengikuti lomba tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri sekitar 260 santri yang turut ambil bagian dalam prosesi khataman Al-Qur’an sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-260 Kota Sungailiat.

Koordinator lapangan lomba telur hias, Syarli Nopriansyah, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi juga menjadi upaya menjaga tradisi budaya Melayu yang telah diwariskan secara turun-temurun di masyarakat Bangka.

“Tradisi telur hias ini sudah ada sejak zaman dulu. Telur melambangkan harapan agar generasi-generasi selanjutnya menjadi lebih baik, dan kegiatan ini dimulai dengan khataman Al-Qur’an,” ujarnya.

Tradisi telur hias atau yang dikenal masyarakat sebagai telok bertamat merupakan bagian dari budaya Melayu Bangka yang biasanya dilaksanakan saat kegiatan khataman Al-Qur’an. Tradisi ini menjadi simbol rasa syukur sekaligus harapan agar generasi muda terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan keagamaan di tengah masyarakat.

Tema “Bangun Bangka dengan Harmoni” dipilih untuk menggambarkan kebersamaan seluruh unsur masyarakat dan pemerintah dalam membangun daerah secara selaras.

“Harapannya, kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi dan ajang untuk saling berkomunikasi dengan baik antarinstansi, sehingga semangat membangun Bangka dengan harmoni dapat terwujud,” katanya.

Di bawah cuaca cerah dan panas, para peserta terlihat antusias menata hiasan telur yang dipasang pada batang pohon pisang dengan berbagai warna dan bentuk. Ragam hiasan tersebut mencerminkan kreativitas sekaligus kekompakan tim dalam menampilkan karya terbaik mereka.

Salah satu peserta lomba, Wira Saputra (20), perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, mengaku timnya membutuhkan waktu sekitar tiga hari dua malam untuk menyiapkan hiasan telur tersebut.

“Kami sangat senang bisa ikut kegiatan ini karena selain menambah pengalaman, juga mempererat kebersamaan dalam tim,” ujarnya.

Dalam pengumuman hasil lomba, panitia menetapkan beberapa pemenang berdasarkan penilaian dewan juri. Juara pertama diraih oleh tim dari Dinas P2KB P3A Kabupaten Bangka dengan total nilai 347, disusul Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka sebagai juara kedua dengan nilai 339, serta Kecamatan Mendo Barat sebagai juara ketiga dengan nilai 337.

Panitia berharap kegiatan lomba telur hias dan khataman Al-Qur’an ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari tradisi budaya masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan dalam peringatan hari jadi Kota Sungailiat. (Bangkapos.com/Zaky Nur Hakim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.