TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Polisi kembali menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Penggerebekan dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat di kawasan Jalan Jati Bunder Dalam, Kebon Melati, pada Minggu (26/4/2026) malam sekira pukul 22.00 WIB.
Dalam operasi terbaru ini, lima pria ditangkap bersama sejumlah barang bukti sabu.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold E.P. Hutagalung mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah menerima informasi yang ramai diperbincangkan di Instagram dan TikTok.
“Kami menindaklanjuti informasi viral terkait dugaan peredaran narkotika. Setelah penyelidikan dan pemantauan, tim berhasil melakukan penindakan di lokasi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Lima orang yang ditangkap berinisial BS, AS, RS, BHP, dan HB.
Dari hasil penggeledahan, ditemukan 11 paket sabu dengan berat bruto 18,57 gram, serta berbagai alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkoba seperti alat hisap, cangklong, korek api modifikasi, dan botol.
Polisi menduga lokasi tersebut tidak hanya digunakan untuk penyalahgunaan, tetapi juga menjadi titik peredaran narkotika.
Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Wisnu Setiyawan Kuncoro menegaskan, pihaknya masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.
“Kami masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain, termasuk pemasok,” katanya.
Saat ini, kelima pelaku telah diamankan di Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan tes urine serta mengirim barang bukti ke laboratorium.
Sementara itu, dalam penggerebekan sebelumnya yang dilakukan pada Jumat (24/4/2026) sore, polisi menangkap sembilan orang yang tengah pesta sabu di area pinggir rel kereta api, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang.
Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,18 gram, puluhan alat hisap, cangklong, korek api yang telah dimodifikasi, serta sejumlah unit telepon genggam.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Wisnu Setiyawan Kuncoro, mengungkapkan lokasi tersebut diduga sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika dan masih dalam pendalaman lebih lanjut.
“Hasil tes urine menunjukkan delapan orang positif menggunakan sabu. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui peran masing-masing,” jelasnya.
Baca juga: Lagi Asyik Pesta Sabu di Pinggir Rel Tanah Abang Jakpus, 9 Orang Tak Berkutik Digerebek Polisi
Baca juga: Setelah Marak Premanisme Pungli Parkir hingga Pemalakan, Tanah Abang Jakpus Kini Jadi Zona Tawuran
Baca juga: Transaksi Ganja di Tanah Abang Terbongkar, 3,6 Kg Disita dari Tangan Pelaku