TRIBUN-TIMUR.COM - Belum berkeringat, Yuran Fernandes sudah harus mandi lebih dulu di laga Bali United vs PSM Makassar, Senin (27/4/2026) sore.
Waktu baru menunjukkan 4 menit pertandingan berlangsung.
Tapi wasit yang memimpin laga pekan 30 Super League 2025/2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta sudah mengeluarkan kartu merah.
Sang kapten Pasukan Ramang, Yuran Fernandes diganjar kartu merah langsung.
Awalnya, benturan keras terjadi antara Yuran Fernandes dan Yachida Teppei.
Kartu kuning diberikan wasit Muhammad Nazim kepada Yachida.
Namun, sang pengadil mengecek video assistant referee (VAR).
Kartu kuning Yachida dianulir, dan Muhammad Nazim langsung memberikan kartu merah langsung kepada Yuran Fernandes.
Tekel Yuran mengenai betis Yachida dianggap pelanggaran berbahaya.
Baca juga: Hasil Akhir Bali United vs PSM Makassar 2-0, Juku Eja Tertahan di Posisi 14 Klasemen Super League
Yuran pun harus mandi lebih cepat. PSM bermain 10 orang sejak menit kelima.
Dengan tambahan dari Yuran, skuad Juku Eja sudah mengoleksi 7 kartu merah.
Jumlah tersebut menempat PSM di klasemen atas klub Super League dengan koleksi kartu merah terbanyak.
Di posisi pertama ada Arema FC dengan 9 kartu merah.
Kemudian disusul Persijap Jepara dan Persija Jakarta dengan masing-masing 8 kartu merah.
Selanjutnya PSM di posisi keempat dengan 7 kartu merah.
Dari 7 kartu merah yang dikantongi PSM hingga pekan 30, Syahrul Lasinari tercatat ada di daftar pemain teratas.
Bek kiri asal Maluku Utara itu sudah mengantongi 2 kartu merah.
Kartu merah kedua yang didapatkan Syahrul Lasinari terjadi pada laga pekan 28 kala PSM ditundukkan 1-2 Borneo FC di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sabtu (18/4/2026).
Pengamat Sepakbola Syamsuddin Umar mengingatkan agar para pemain bermain bersih.
"Keras, ngotot, itu karakter PSM. Tapi harus ingat harus main bersih karena sepakbola sekarang sudah ada VAR," ucap pelatih yang membawa PSM Makassar dua kali juara ini.
Syamsuddin Umar menilai saat ini skuad Juku Eja sudah mencoba bangkit di tangan Ahmad Amiruddin sebagai Carateker Pelatih.
Sayangnya, skema yang dijalankan tak semulus perencanaan.
"Sebaik apapun taktik dan persiapan yang dilakukan tapi di dalam pertandingan ada kesalahan seperti pemain tidak bisa menahan diri dan membuat pelanggaran hingga dikartu merah, itu akan mengubah segalanya," tutupnya.(ian/kas)
Borneo Tak Tersentuh Kartu Merah
Hingga pekan 30 Super League 2025/2026, hanya Borneo FC yang belum mengoleksi satu pun kartu merah.
Capaian Borneo FC terbilang mengesankan sekaligus anomali.
Mengingat kerasnya pertandingan sepakbola Indonesia, Borneo FC bisa bermain cukup bersih.
Inilah yang menjadikan Borneo FC musim ini menjadi salah satu kandidat kuat juara.
Dengan kelengkapan pemain di setiap pekannya, tim berjuluk Pesut Etam itu bermain stabil baik di kandang maupun tandang.
Alhasil, saat ini Borneo FC mendudukan posisi 2 klasemen sementara dengan 66 poin.
Di sisa lima pekan lagi Super League bergulir, Borneo FC kini menyamai poin Persib Bandung sebagai pemuncak klasemen.(ian)
Klasemen Kartu Merah Super League
AREMA FC 9
PERSIJAP JEPARA 8
PERSIJA JAKARTA 8
PSM MAKASSAR 7
PERSEBAYA SURABAYA 7
MADURA UNITED FC 6
PERSIB BANDUNG 6
PERSIK KEDIRI 5
PSIM YOGYAKARTA 4
DEWA UNITED 4
BALI UNITED 4
PSBS BIAK 3
PERSIS SOLO 3
BHAYANGKARA FC 3
PERSITA 3
SEMEN PADANG FC 2
MALUT UNITED FC 1
BORNEO FC 0
Penerima Kartu Merah di Skuad PSM
Syahrul Lasinari 2
Ananda Raehan 1
Akbar Tanjung 1
Alex Tanque 1
Victor Luiz 1
Yuran Fernandes 1.(*)