BOLASPORT.COM - Di tengah krisis hasil yang tengah terjadi, Malut United berniat mengerahkan 200% kekuatan untuk kembali ke trek kemenangan.
Malut melalui 5 pertandingan terakhir di Super League tanpa sekali pun meraih kemenangan.
Dalam 5 laga tersebut, mereka hanya mendapatkan 2 hasil imbang dan 3 kali mengalami kekalahan.
Dengan peluang juara sudah tertutup, setidaknya Laskar Kie Raha punya kewajiban mengakhiri musim dengan baik.
Kalau tren buruk terus berlanjut, bisa-bisa mereka dapat keluar dari 5 besar klasemen.
Saat ini tim asuhan Hendri Susilo masih berada di peringkat 5 tetapi hanya unggul 1 poin atas Persebaya dan Bali United.
Walhasil, mereka harus segera kembali masuk ke trek kemenangan.
Dalam laga berikutnya, Malut United akan menghadapi juru kunci klasemen, PSBS Biak, pada pekan ke-30, Senin (27/4/2026) di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
"Kami tidak main-main melawan PSBS Biak. Tim akan mengerahkan 200 persen kekuatan untuk meraih tiga poin besok malam," ujar Hendri.
“Kami sudah melupakan hasil pertandingan sebelumnya. Mulai hari ini sampai besok, fokus penuh tim ada pada duel melawan PSBS."
Menurut sang juru taktik, evaluasi menyeluruh telah dilakukan guna mengembalikan Malut United ke jalur kemenangan.
Laskar Kie Raha bertekad bangkit saat menghadapi PSBS.
"Pelatih dan pemain sepakat untuk sama-sama bekerja keras meraih hasil terbaik," lanjutnya.
"Besok adalah kesempatan yang kesekian kalinya dan kami tak mau kehilangan momentum lagi."
"Kami sudah memperbaiki mentalitas pemain. Mudah-mudahan mereka berada dalam performa puncak pada laga besok."
Hal senada disampaikan perwakilan pemain Malut United, Taufik Rustam, yang memastikan bahwa dia dan rekan-rekannya akan mengerahkan seluruh kemampuan untuk merebut 3 poin.
"Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi PSBS. Insyaallah, semua pemain siap mendapatkan 3 poin," ujar Taufik.
Dalam hitungan di atas kertas, seharusnya Malut United bisa mengalahkan PSBS.
Pasalnya, PSBS kalah beruntun dalam 7 pertandingan terakhir.
Tim berjulukan Badai Pasifik itu juga tidak pernah menang dalam 12 pertandingan beruntun.
Total 67 gol bersarang di gawang PSBS, yang menjadikan mereka sebagai tim yang paling banyak kebobolan musim ini.
Sebaliknya, Malut United telah membuat 54 gol, terbanyak di antara tim Super League lainnya.
Kendati demikian, Hendri tetap mewaspadai kebangkitan PSBS.
Fokus dan kedisiplinan menjadi kunci agar tim tak kehilangan kendali permainan.
"Kami akan berjuang agar tetap bisa bersaing di papan atas. Untuk itu, saya ingatkan pemain supaya tak menganggap enteng pertandingan besok demi meraih hasil maksimal," tegasnya.
Malut United dan PSBS tercatat sudah tiga kali bertemu. Laskar Kie Raha mendominasi dengan raihan dua kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Adapun pertemuan terakhir kedua tim yang terjadi pada putaran pertama musim ini dimenangi oleh Malut United. Duel yang berlangsung di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, pada 4 Januari lalu itu, berakhir dengan skor 6-2 yang sekaligus menjadi kemenangan terbesar Laskar Kie Raha hingga saat ini.