TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, secara resmi melepas keberangkatan dua orang jemaah calon haji atau JCH, yang akan menunaikan ibadah ke tanah suci dalam sebuah seremoni penuh khidmat di Kantor Bupati Malinau, Selasa (28/4/2026).
Pelepasan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah dalam memfasilitasi warganya menjalankan rukun Islam kelima, sekaligus memberikan bekal semangat bagi jemaah yang terpilih berangkat tahun ini.
Meskipun jumlah kuota haji Malinau tahun ini hanya diisi oleh dua orang, suasana haru dan syukur tetap mewarnai keberangkatan para tamu Allah yang telah sabar menanti antrean panjang tersebut.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, mulai dari persiapan administrasi hingga proses keberangkatan menuju embarkasi.
Wakil Bupati Malinau Jakaria menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang membantu kelancaran proses pemberangkatan jemaah calon haji asal Bumi Intimung ini.
"Atas nama pemerintah saya menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malinau serta seluruh doa restu masyarakat kepada jemaah haji yang tahun ini diberangkatkan dua orang," ujar Jakaria.
Baca juga: Disdik Malinau Lakukan Perbaikan Dapodik di 41 Sekolah, Menyusul Ditemukan Ketidaksesuain Data
Ia juga menekankan bahwa jemaah harus mandiri dan fokus pada kesehatan fisik, mengingat perjalanan ibadah ini memerlukan stamina yang kuat di tengah cuaca Arab Saudi yang menantang.
Dukungan penuh Pemkab Malinau juga terlihat dari tetap dialokasikannya anggaran transportasi domestik dari Malinau menuju Embarkasi Balikpapan secara cuma-cuma bagi jemaah.
"Dari kabupaten sampai ke embarkasi Balikpapan itu ditanggung oleh pemerintah daerah.
Kita bersyukur Malinau masih konsisten karena sekarang anggaran APBD kita turun drastis," ucapnya.
Konsistensi ini menjadi bukti nyata bahwa pelayanan keagamaan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama demi mewujudkan masyarakat Malinau yang beriman dan bertaqwa.
(*)
Penulis : Mohammad Supri