Cerita Agus Gagal Naik KA Jayabaya di Malang Imbas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Beralih ke Bus
Sarah Elnyora Rumaropen April 28, 2026 02:35 PM

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sejumlah calon penumpang kereta api KA Jayabaya terpaksa membatalkan perjalanan mereka dari Stasiun Malang menuju Jakarta.

PT KAI membatalkan perjalanan KA Jayabaya, karena kecelakaan yang terjadi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026) malam. 

Para penumpang yang batal berangkat menukarkan kembali tiket mereka di loket, untuk mendapatkan pengembalian biaya 100 persen atau sesuai dengan tarif yang dibeli.

Baca juga: KA Jayabaya dari Stasiun Malang Dibatalkan Imbas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, 7 Orang Meninggal

Kaget Saat Cek Aplikasi di Jalan

Salah satu penumpang yang gagal berangkat dengan KA Jayabaya adalah Agus Widodo.

Agus telah menukarkan tiket kereta api yang telah dipesan untuk perjalanan ke Jakarta. Ia sedianya akan berangkat menggunakan KA Jayabaya untuk keperluan bekerja.

Baca juga: Otak SK ASN Palsu Gresik Tertangkap di Kalimantan Tengah, Tipu 14 Korban hingga Rp1,5 Miliar

“Saya mau batalkan tiket, soalnya ada pembatalan akibat kecelakaan di Bekasi itu,” ujar Agus ditemui di loket pembatalan tiket, Selasa (28/4/2026).

Agus menjelaskan, ia baru mengetahui pembatalan perjalanan saat dalam perjalanan menuju stasiun. Informasi tersebut didapat setelah mengecek aplikasi KAI Access.

“Waktu dari Dampit ke sini, saya cek di aplikasi kok sudah tidak ada. Ternyata memang ada pembatalan,” katanya.

Beralih ke Moda Transportasi Bus

Setelah memastikan informasi tersebut, Agus kemudian mendatangi loket untuk melakukan pembatalan tiket. Ia menyebut, pengembalian dana tiket dilakukan secara penuh.

“Refund 100 persen. Tadi tiketnya Rp 430 ribu,” ungkapnya.

Meski demikian, pembatalan tersebut memaksanya mengubah rencana perjalanan.

Untuk tetap bisa sampai ke Jakarta, Agus memilih beralih menggunakan moda transportasi lain.

Baca juga: Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tujuan Surabaya: 240 Penumpang Selamat, KA dari Malang Dibatalkan

“Sekarang mau naik bus dari Arjosari. Belum beli tiket, nanti cari yang langsung ke Priok saja,” ujarnya.

Agus menambahkan, perjalanan tersebut penting karena berkaitan dengan pekerjaannya di bidang pelayaran.

“Saya kerja di laut, jadi harus tetap berangkat,” pungkasnya.

Penjelasan KAI Daop 8 Surabaya

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menerangkan, perjalanan kereta api KA 94–91 Jayabaya relasi Malang – Pasarsenen dibatalkan pada 28 April 2026.

Insiden tragis di Bekasi berdampak pada rencana perjalanan KA Jayabaya yang sedianya menuju Jakarta.

“KA Jayabaya relasi Stasiun Malang - Stasiun Pasarsenen untuk keberangkatan hari ini dibatalkan perjalanannya,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

PT KAI memahami, pembatalan perjalanan ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan.

Namun demikian, langkah tersebut diambil sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan di lokasi kejadian.

Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Selasa 28 April 2026: Mayoritas Hujan, Kepanjen-Tajinan Berawan

Bawono menegaskan, keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasional PT KAI.

Sehubungan dengan insiden tersebut, KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pembatalan perjalanan kereta api dari Stasiun Malang pada Selasa, 28 April 2026. 

Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari upaya mendukung kelancaran proses penanganan insiden serta memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api tetap terjaga.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan perjalanan kereta api pada 28 April 2026. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan" ungkapnya. 

"KAI berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dengan memastikan keselamatan pelanggan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kondisi,” ujar Bawono.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, PT KAI memastikan pelanggan yang terdampak berhak memperoleh pengembalian bea tiket secara penuh (100 persen), di luar bea pesan. 

Proses pembatalan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun di loket stasiun.

Selain itu, pelanggan juga diberikan opsi untuk melakukan penjadwalan ulang perjalanan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami juga menyampaikan empati dan duka mendalam kepada seluruh korban serta keluarga yang terdampak insiden operasional yang terjadi di wilayah Daerah Operasi 1 Jakarta" ungkap Bawono.

"PT KAI berharap proses penanganan berjalan lancar dan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik,” imbuhnya. 

KAI akan terus menyampaikan pembaruan informasi secara berkala terkait perkembangan operasional perjalanan kereta api.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center 121, WhatsApp 0811-2223-3121, atau melalui kanal resmi KAI lainnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.