TRIBUNPEKANBARU.COM , KUANSING – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menyatakan persediaan hewan kurban untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi masih aman.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan Kuansing, drh Asrul, Selasa (27/4/2026) mengatakan, kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Kuansing pada tahun 2026 ini diperkirakan mencapai sekitar 2.600 ekor.
Jumlah tersebut terdiri dari sapi, kerbau, dan kambing.
Sementara populasi sapi di Kuansing kata Asrul nyaris mencapai 20an ribu ekor lebih.
"Untuk persediaan sapi kurban di Kuansing mencukupi. Bahkan kita memasok kebutuhan daerah lain," ujar Asrul.
Terkait sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto, Disbunnak telah mengajukan seekor sapi limousin seberat 820 kilogram lebih.
Sapi bernama Jhony ini merupakan sapi yang paling besar di Kuansing.
"Sapi tersebut merupakan milik seorang peternak lokal di Desa Sumber Datar, Kecamatan Singingi yang bernama Suyitno," ujarnya.
Baca juga: Digerebek Tim Elang Kuantan, Janda di Kuansing Ngaku Pakai Sabu untuk Puaskan Pria Hidung Belang
Ia menjelaskan, sapi Jhoni berusia sekitar 3,5 tahun dan saat ini ditaksir memiliki nilai jual mencapai Rp 82 juta.
Menurut Asrul, peluang sapi Jhoni untuk dipilih cukup besar.
Selain bobotnya yang besar, Pemkab Kuansing juga hanya mengusulkan satu ekor sapi kepada Presiden.
“Kemungkinan besar dipilih, karena selain ukurannya besar, kita juga hanya mengusulkan satu ekor saja. Saat ini sapi tersebut masih dalam perawatan di kandang dan akan diantar beberapa hari jelang Idul Adha,” jelasnya.
( Tribunpekanbaru.com / Guruh BW )