SURYAMALANG.COM, GIANYAR - Derby Jatim antara Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir 0-4 dalam laga Super League 2025/2026, Selasa (28/4/2026).
Laga yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali itu, berlangsung cukup sengit.
Kedua tim bermain lebih hati-hati sejak peluit awal pertandingan dibunyikan oleh wasit Thoriq Alkatiri.
Persebaya Surabaya mengambil inisiatif serangan lebih dulu dengan menekan lini pertahanan Singo Edan.
Meski sempat mengontrol permainan, Arema FC justru membuka peluang lebih dulu pada menit 4.
Sepakan keras Gustavo Franca dari luar kotak, masih melenceng tipis dari gawang Persebaya yang dijaga oleh Andhika Ramadhani.
Persebaya sempat mendapatkan peluang pada menit 7 melalui tendangan bebas Rivera.
Beruntung, bola tersebut masih belum mengarah gawang Arema FC yang dijaga oleh Lucas Frigeri.
Memasuki 20 menit pertandingan, jual beli serangan dilakukan oleh kedua tim.
Baik Arema FC maupun Persebaya mulai berani menusuk ke dalam pertahanan.
Adanya perubahan posisi yang dilakukan Marcos Santos kepada Gustavo Franca membuat lini tengah Arema FC lebih hidup.
Franca menjadi motor serangan Arema FC yang bermain lebih mobile dari lini kedua.
Singo Edan kembali mendapatkan peluang pada menit 27.
Kali ini giliran tandukan Betinho yang masih belum mengarah ke arah gawang.
Sementara itu motor serangan Persebaya Surabaya banyak diawali oleh Francisco Rivera.
Pemain kelahiran Meksiko menjadi jendral lapangan tengah yang bertugas membagi bola dan mengatur tempo serangan.
Memasuki menit 38, Gali Freitas sempat melakukan sepakan spekulasi dari jarak jauh.
Namun sayang, sepakan winger Timor Leste masih melambung tinggi dari atas gawang.
Hingga babak pertama berakhir, skor 0-0 masih bertahan dalam Derby Jatim ini.
Baca juga: Skor Arema FC Vs Persebaya Surabaya di Babak Pertama, Derby Jatim Sementara Berakhir Imbang 0-0
Ketika laga baru berjalan empat menit di babak kedua, Persebaya langsung tampil mengejutkan dengan unggul 0-1 lebih dulu.
Gol tersebut dicetak melalui kaki Rivera yang tampil cukup gemilang dalam pertandingan ini.
Gol itu pun membuat permainan terbuka dimainkan oleh kedua tim.
Arema FC mencoba untuk bermain lebih menyerang.
Sedangkan Persebaya lebih banyak bertahan dengan mengandalkan serangan balik.
Beberapa kali Rivera dan Perovic cukup merepotkan lini pertahanan Arema FC.
Transisi yang kurang sempurna di lini belakang Arema FC membuat Persebaya mampu memanfaatkan celah tersebut untuk melakukan serangan berbahaya.
Arema FC masih kesulitan dalam membongkar rapatnya pertahanan Persebaya.
Sesekali, mereka mencoba menciptakan peluang melalui sepakan jarak jauh yang dilakukan oleh Gustavo Franca.
Terus menyerang, justru gawang Arema FC hampir kebobolan.
Kali ini sepakan Perovic pada menit 70 masih mampu ditepis oleh Lucas Frigeri.
Pada menit 75, Persebaya mendapatkan penalti usai Hansamu Yama dianggap melanggar Rivera di kotak penalti.
Sepakan Bruno Moreira yang menjadi eksekutor mampu ditepis oleh Lucas Frigeri.
Akan tetapi, bola mantul tersebut mampu disepak oleh Jefferson Silva untuk mencetak gol.
Skor pun berubah menjadi 0-2 untuk keunggulan Persebaya.
Setelah gol tersebut Marcos Santos memasukkan Valdeci dan Leo Guntara.
Arema FC kembali mendapatkan peluang melalui sundulan Joel Vinicius pada menit 80.
Namun sayang, bola masih melenceng tipis dari gawang Andhika Ramadhani.
Pada menit 83, gawang Arema FC kembali kebobolan. Lagi-lagi Rivera kembali mencatatkan namanya di papan skor.
Sepakannya meluncur ke pojok kanan gawang Arema FC yang tidak mampu dihalau oleh Lucas Frigeri.
Empat menit berselang, gawang Arema FC kembali kebobolan.
Kali ini, mantan pemain Arema FC Mikael Tata sukses membawa unggul Persebaya dengan skor 4-0.
Skor 0-4 pun menjadi akhir dari pertandingan bertajuk Derby Jatim ini dengan kemenangan Persebaya Surabaya.