Kerukunan Jadi Kunci, Sukirman Dorong Percepatan Pembangunan di Pekalongan
rival al manaf April 28, 2026 07:59 PM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman menegaskan, pentingnya kerukunan dan solidaritas masyarakat sebagai fondasi utama dalam mendorong pembangunan daerah.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Haul Akbar ke-41 Mbah Wali Tandur di Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Selasa (28/4/2026).

Menurut Sukirman, keharmonisan antar umat beragama serta sinergi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan menjadi modal besar bagi kemajuan Kabupaten Pekalongan. Ia menyebut, persatuan yang terjalin selama ini telah menciptakan stabilitas sosial yang mendukung jalannya pembangunan.

"Kerukunan dan solidaritas masyarakat menjadi kekuatan utama kita. Dengan kebersamaan, kita mampu membangun daerah ini lebih baik dan berkelanjutan," ujarnya.

Baca juga: Pernyataan Resmi NDX AKA Menyoal Batal Konser di Pekalongan, Bantah Tudingan Provokasi

Baca juga: Geger! Warga Griya Permata Indah Pekalongan Temukan Tetangga Tewas di Garasi

Dalam kesempatan itu, Sukirman juga mengapresiasi peran aktif masyarakat, para kiai, dan panitia yang telah menyukseskan penyelenggaraan haul.

"Saya menilai, keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan turut mendukung program pembangunan daerah," ucapnya.

Sukirman mengungkapkan, bahwa Kecamatan Paninggaran menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan sebagai kecamatan berdaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Berbagai capaian di wilayah tersebut, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, pariwisata, hingga pelayanan kesehatan, dinilai menunjukkan perkembangan signifikan.

"Paninggaran memiliki banyak desa unggulan yang berprestasi di tingkat provinsi. Ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain, dalam mendukung pembangunan daerah," jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat ketimpangan antara pembangunan sumber daya manusia dan infrastruktur, khususnya jalan. Untuk itu, Pemkab Pekalongan berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur jalan dalam beberapa tahun ke depan.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah membatalkan rencana pembangunan gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada 2026.

Anggaran tersebut akan dialihkan untuk perbaikan dan pembangunan jalan rusak.

"Anggaran pembangunan gedung DPRD, kami alihkan untuk pembangunan jalan. Kami ingin memastikan jalan-jalan di Kabupaten Pekalongan lebih kuat dan tidak mudah rusak," tegasnya.

Selain itu, pada 2027 hingga 2028, pemerintah daerah juga akan memprioritaskan anggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan, setelah kebutuhan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat terpenuhi.

Sukirman berharap, melalui langkah tersebut, kondisi jalan di Kabupaten Pekalongan dapat semakin baik dan aman dilalui masyarakat.

Ia juga memohon dukungan, dan doa dari seluruh masyarakat agar pembangunan dapat berjalan seimbang antara peningkatan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur.

"Dengan dukungan masyarakat, kami optimistis pembangunan di Kabupaten Pekalongan akan semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan bersama," pungkasnya. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.