TRIBUNPRIANGAN.COM – Di awal bulan Mei 2026 nanti, bukan hanya akan dibuka dengan peringatan Hari Buruh 2026 saja tapi juga akan dibuka kembali dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Di tahun ini pula kita akan kembali diingatkan perihal momen bersejarah dalam dunia pendidikan di Indonesia.
Peringatan tahun ini terasa sangat spesial karena membawa semangat baru dalam transformasi pendidikan yang lebih inklusif dan modern.
Khusus untuk Hardiknas 2026, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah membagikan pedoman Hardiknas 2026.
Yang mana, dalam pedoman tersebut sudah tersedia pula dengan tema Hardiknas 2026.
Lantas, apa tema dan sejarah terkait Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026? Berikut ini dia informasi selengkapnya.
Baca juga: 15 Poster Ki Hajar Dewantara Untuk Hardiknas 2026, Lengkap Cara Pasangnya
Baca juga: 5 Naskah Pidato Terbaru Pembina Upacara Perayaan HARDIKNAS 2026, Cocok untuk Semua Tingkat Sekolah
Tema Resmi Hari Pendidikan Nasional 2026
Pemerintah telah menetapkan tema besar untuk peringatan tahun ini. Tema Hari Pendidikan Nasional 2026 adalah “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Pemilihan tema ini bukan tanpa alasan yang kuat.
Kata “Semesta” dalam tema tersebut merujuk pada keterlibatan seluruh elemen bangsa. Pendidikan bukan lagi hanya menjadi beban pemerintah atau guru semata. Melalui tema ini, negara mengajak orang tua, masyarakat, dunia industri, hingga media massa untuk bergotong royong dalam meningkatkan standar mutu sekolah.
Fokus utamanya adalah memastikan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun lokasi geografis, bisa mendapatkan akses pembelajaran yang layak. Ini adalah komitmen besar untuk menghapus kesenjangan pendidikan antara kota besar dan daerah terpencil.
Baca juga: Hardiknas 2025, Ini 50 Pantun yang Bikin Makin Semangat dan Semarak
Baca juga: 50 Pantun Semarakkan Hardiknas 2025 Penuh Makna dan Tinggi Semangat untuk Pendidikan Tanah Air
Poin-Poin Utama Hardiknas 2026
Baca juga: Naskah Pidato Pembina Upacara Terbaru untuk Peringatan Hardiknas 2025 Tanggal 2 Mei
Sejarah Hari Pendidikan Nasional
Berbicara tentang sejarah hari pendidikan nasional, kita tidak bisa melepaskan sosok Raden Mas Soewardi Soerjaningrat. Beliau lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara. Tanggal 2 Mei dipilih sebagai Hardiknas karena merupakan hari kelahiran sang Bapak Pendidikan Nasional tersebut.
Beliau adalah pelopor pendidikan bagi kaum pribumi di zaman kolonial Belanda. Ki Hadjar Dewantara mendirikan lembaga Taman Siswa di Yogyakarta pada tahun 1922. Lembaga ini menjadi simbol perlawanan melalui ilmu pengetahuan dan kebudayaan.
Ada 3 semboyan terkenal beliau yang masih menjadi fondasi pendidikan kita hingga sekarang:
Penetapan 2 Mei sebagai hari nasional yang bukan hari libur secara resmi diatur dalam Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959. Hal ini dilakukan untuk terus menghidupkan semangat perjuangan beliau dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.