Kalah 0-4 dari Persebaya, Marcos Santos Sebut Penampilan Arema FC Memalukan, Minta Maaf ke Aremania
Dwi Prastika April 28, 2026 08:38 PM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNMADURA.COM - Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania, suporter Arema FC usai dibantai Persebaya Surabaya 4 gol tanpa balas, dalam laga lanjutan Super League 2025/2026, Selasa (28/4/2026).

Bertindak sebagai tuan rumah, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali itu, Arema FC justru tampil loyo.

Marcos Santos menyebut penampilan timnya pada laga bertajuk Derby Jatim itu sebagai sesuatu yang memalukan.

"Pertama-tama, saya harus meminta maaf kepada para Aremania," ujarnya usai laga.

"Hari ini sungguh memalukan. Kami tidak memiliki mentalitas yang dibutuhkan dalam derby sebesar ini," ucapnya.

Ia menilai, pada babak pertama kedua tim masih bermain hati-hati dan saling membaca permainan.

Namun, situasi berubah drastis di babak kedua setelah Singo Edan melakukan sejumlah kesalahan krusial.

Gol pertama Persebaya yang dicetak oleh Rivera menurutnya, lahir dari kesalahan sendiri. 

Baca juga: Hasil Arema FC vs Persebaya, Bajul Ijo Bantai Singo Edan 4-0, Rivera Tampil Gemilang dengan Dua Gol

Situasi semakin memburuk saat tim lawan mendapatkan hadiah penalti dari Wasit Thoriq Alkatiri.

Meski Kiper Arema FC, Lucas Frigeri, sempat menggagalkan eksekusi penalti, kelengahan pemain Arema FC dalam mengantisipasi bola rebound justru berujung gol kedua.

"Lucas sudah menyelamatkan penalti, tapi tidak ada pemain kami yang masuk ke kotak penalti untuk menghalau bola. Itu kesalahan mendasar," tegasnya.

Setelah tertinggal dua gol, Arema FC semakin kehilangan kendali permainan. 

Dua gol tambahan Persebaya lahir dari skema serangan balik cepat, yang menurut Marcos seharusnya sudah diantisipasi sejak awal.

Ia mengakui bahwa transisi permainan timnya berjalan buruk, terutama saat kehilangan bola. 

Baca juga: Arema FC vs Persebaya, Sebut Singo Edan Tim Kuat, Bernardo Tavares Siap Beri Kejutan

Padahal, Bajul Ijo dikenal memiliki kekuatan dalam memanfaatkan situasi tersebut.

"Serangan kami tidak efisien, dan kami melakukan kesalahan dalam transisi," ujarnya.

"Kami tahu Persebaya kuat dalam hal itu, tapi kami tetap gagal mengantisipasi," ungkapnya.

Kegagalan Lini Depan Arema FC

Marcos juga menyoroti kegagalan lini depan Arema FC yang dinilai tak mampu menciptakan peluang berarti sepanjang pertandingan. 

Ia menyebut laga ini sebagai momen krusial yang ditentukan oleh gol pertama, namun Arema FC gagal memanfaatkannya.

"Ini pertandingan di mana tim yang mencetak gol lebih dulu akan unggul. Kami bahkan tidak punya peluang untuk mencetak gol,” imbuhnya.

Baca juga: Madura United Berada di Zona Degradasi, Rakhmat Basuki Minta Tim Tak Panik: Harus Percaya Diri

Kekalahan telak ini menjadi pukulan berat bagi Arema FC, terlebih karena terjadi dalam laga sarat gengsi melawan rival abadi. 

Marcos kembali menegaskan permintaan maafnya kepada suporter dan berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh.

"Saya sekali lagi meminta maaf kepada Aremania. Kami tidak menunjukkan mentalitas untuk memenangkan derby ini," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.