Minyak Goreng di Pasar Banjarbaru Alami Kenaikan Harga, Pedagang: Mulai Terjadi Sejak Idul Fitri
Irfani Rahman April 29, 2026 10:51 AM

Minyak Goreng di Pasar Banjarbaru Alami Kenaikan Harga,Pedagang: Mulai Terjadi Sejak Idul Fitri

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga  kebutuhan pokok minyak goreng di Banjarbaru, Kalimantan Selatan mengalami kenaikan harga.

Seperti di Pasar Bauntung Banjarbaru, kenaikan harga ada pada kebutuhan dapur khususnya minyak goreng kemasani.

Salah seorang pedagang, Suprapto, mengatakan kenaikan harga minyak goreng sejak beberapa wakru terakhir pada hampir semua merek, baik minyak goreng subsidi maupun yang nonsubsidi.

Sepetti merk Alif kemasan 2 liter harganya kini mencapai Rp42 ribu dan merk Sunco Rp48 ribu

“Sebelumnya, di bawah Rp38 ribu,” katanya di Pasar Bauntung, Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Jaksa Tuntut Pecatan Polisi Pembunuh Mahasiswi 14 Tahun Penjara, BEM ULM: Kecewa dan Prihatin 

Baca juga: Update Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, Renggut 15 Nyawa Perlu Delapan Jam Evakuasi Korban

Suprapto menyebut kenaikan minyak goreng ini mulai terasa sejak usai Lebaran Idulfitri beberapa waktu lalu. Ia pun tidak mengetahui penyebab kenaikan.

"Naiknya sejak setelah hari raya, waktu bulan puasa ada aja," ujarnya.

Di sisi lain, minyak goreng berusbsidi merk Minyakita kemasan 1 liter saat ini disebut justru susah didapatkan. Ia pun harus memutar otak dengan membeli ke luar agen.

MinyaKita ukuran dua liter ia beli di luar agen dengan harga Rp38 ribu kemudian dijual dengan harga Rp41 ribu-Rp42 ribu, padahal jika sesuai HET hanya Rp35 ribu.

“Jadi kita pedagang stok dari luar atau beli di luar agen, sudah dari tangan kedua," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/Rizki Fadillah) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.