TRIBUNBATAM.id, BATAM – Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Batam menjadi korban penikaman di kawasan Golden Prawn, tepatnya di deretan pertokoan Masjid Cheng Ho, tidak jauh dari kantor Polsek Bengkong, Selasa (29/4) malam.
Korban diketahui bernama Muliadi, seorang driver Maxim.
Ia mengalami luka tusuk di bagian perut setelah diserang oleh orang tak dikenal sekira pukul 22.30 WIB.
Pelaku disebut berjumlah satu orang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga berawal dari pesanan fiktif.
Pelaku disebut memesan melalui aplikasi, namun dari percakapan dalam akun driver, terdapat indikasi order tersebut tidak nyata.
Pesanan tersebut berada di wilayah Bengkong.
Namun, saat korban mencoba mengonfirmasi, terjadi kesalahpahaman antara korban dan pelaku.
Dalam percakapan yang memanas, korban diduga sempat melontarkan kata-kata yang memicu emosi pelaku.
Situasi kemudian berlanjut ke pertemuan langsung antara keduanya.
Di lokasi kejadian, cekcok tidak terhindarkan hingga akhirnya pelaku nekat menusuk korban.
Seorang driver ojek online di Batam, Mitus mengungkapkan jika suasana sempat memanas setelah kejadian.
Para pengemudi ojol yang memiliki tempat kumpul tidak jauh dari lokasi langsung berdatangan.
“Semalam sempat ramai. Kami langsung berkumpul, ada sekitar 50 orang ojol yang datang ke lokasi untuk mencari pelaku. Karena korban adalah rekan kami juga,” ujar Mitus, Rabu (29/4/2026).
Suasana malam itu berlangsung panjang para ojol berkeliling kawasan seluruh Bengkong mencari keberadaan pelaku.
Bahkan, hingga dini hari mereka baru menyelesaikan laporan polisi di Polsek Bengkong.
"Sampai dini hari kami, balik dari Polsek sekira pukul 04.00 WIB. Sudah buat LP. Infonya pelaku sudah menyerahkan diri ke Polsek," kata Mitus yang dikonfirmasi pagi ini.
Untuk kondisi korban, Mitus menyebutkan saat ini telah mendapatkan penanganan medis.
Sementara Kapolsek Bengkong melalui Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Afriadi membenarkan kejadian itu.
Penyidik masih memeriksa pelaku penikaman driver ojol di Batam itu.
"Benar, pelaku sudah kami amankan. Masih dalam pemeriksaan lebih lanjut," jawabnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)