TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN- Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Pelalawan mulai mengumpulkan koper di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pelalawan hari ini, Rabu (29/4/2026).
Sebanyak 225 JCH Pelalawan tahun 2026 diminta mengantarkan koper maupun tas ke kantor Kementerian Haji dan Umrah Pelalawan yang terletak di komplek perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci, tepat di sebelah Kantor Kementerian Agama (Kemenag). Pelayanan pengumpulan koper sampai tanggal 1 Mei mendatang.
"Mulai hari ini jamaah mengumpulkan koper sesuai jadwal yang kita sampaikan. Selama 3 hari waktu yang diberikan, setelah itu langsung diantar ke bandara," tutur Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pelalawan, H Rizali S.Ag kepada tribunpekanbaru.com, Rabu (29/4/2026).
Adapun tentang berat koper yang dibawa JCH ke tanah suci dalam melaksanakan ibadah haji yakni untuk bagasi maksimal 32 kilogram. Sedangkan berat untuk kabel maksimum 7 kilogram. Jamaah yang menyerahkan koper ke kantor Kementerian Haji dan Umrah akan ditimbang oleh petugas. Agar memastikan barang-barang Jamaah sesuai dengan syarat penerbangan yang berlaku.
"Tanggal 2 Mei, semua koper jamaah sudah dibawa ke Pekanbaru. Barang-barang lebih dulu masuk satu hari dari jamaah," tambah Rizali.
Sebanyak 225 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pelalawan Riau dijadwalkan berangkat pada tanggal 3 Mei mendatang ke tanah suci.
JCH Pelalawan tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 bersama jamaah dari Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Indragiri Hilir (Inhil).
Jamaah akan dilepas dari Pangkalan Kerinci, Pelalawan pada 3 Mei oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dari Mesjid Agung Ulul Azmi. Biasanya seluruh keluarga JCH juga ikut mengantar dan memberangkatkan jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji.
"Jadwal keberangkatan semakin dekat, jamaah diminta untuk senantiasajaga kesehatan. Karena badan harus bugar dan sehat selama mengikuti rangkaian ibadah haji," katanya.
Diterangkannya, dari 225 JCH asal Pelalawan laki-laki sebanyak 108 orang dan perempuan 117 jamaah. Kemudian jamaah tertua atas nama Karih berusia 80 tahun. Jamaah perempuan ini berasal dari KecamatanPangkalan Lesung.
Sedangkan jamaah termuda bernama Wapri Arkana Hanapiah berumur 18 tahun asal Pangkalan Kerinci.
Ia menggantikan orangtuanya yang meninggal sebelum berangkat haji pada tahun 2025 lalu. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)