SURYA.co.id, SURABAYA - Seorang tukang kuli bangunan tewas dibacok sekelompok orang tak dikenal saat berjalan melintasi gang permukiman padat kawasan Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2, Pegirian, Semampir, Surabaya, pada Rabu (29/4/2026) pagi.
Informasinya, korban berinisial HN (37) warga Omben, Sampang. Kini, jenazah dievakuasi ke Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Surabaya.
Menurut warga Siswanto (62), dirinya tidak mengetahui pasti kronologi kejadian tersebut.
Namun, beberapa warga menyebutkan insiden itu, terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.
Kemudian, korban diserang oleh orang tak dikenal berjumlah sekitar 2-4 orang yang telah menunggu di depan gang permukiman warga Jalan Sidotopo Sekolahan Gang XII.
Lalu, korban dan para pelaku terlibat cekcok di lokasi tersebut.
Mendadak, korban berlarian memasuki Jalan Wonokusumo Jaya Baru Gang 2.
Dan, tubuh korban terkapar tak bergerak lalu meninggal dunia di depan pintu belakang rumah warga.
"Tadi di depan sana iya cekcok. Lalu dia lari ke sini ambruk di sana. Sudah dibawa petugas tadi," ujarnya saat ditemui SURYA.CO.ID, di lokasi.
Sementara itu, kakak korban Hotimah (43), dirinya baru mengetahui adiknya diserang orang tak dikenal setelah diberi kabar oleh para tetangga yang bermukim di ujung gang.
Kemudian, dirinya berlarian menuju ke lokasi kejadian, dan sang adik sudah terkapar tak bergerak dengan kondisi tubuh telah ditutupi kain sarung.
"Saya enggak tahu lukanya apa saja, karena sudah ditutupi kain. Ya saya pasrah segera ditangkap pelakunya," katanya saat ditemui di rumahnya.
Menurut Hotimah, korban selama kurun waktu lebih dua bulanan tinggal bersamanya di rumah kontrakan.
Selama ini, korban bekerja sebagai tukang kuli bangunan untuk membantu dirinya membangun rumah keluarga di dekat permukiman Jalan Sidotopo Sekolahan Gang VI.
"Iya bantu saya bangun rumah. Dia sebenarnya berangkat kerja tadi pagi," pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Kompol Herry Iswanto mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.
Personilnya sedang melakukan olah TKP dan mencari para saksi untuk mencari petunjuk ciri-ciri para pelaku dalam kasus penganiayaan berujung meninggalnya korban.
"Masih dalam proses lidik. Nanti perkembangan secara resmi akan disampaikan oleh Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ujarnya saat dihubungi SURYA.co.id, Rabu (29/4/2026).