Diduga Rem Blong, Mobil Kijang Terbalik di Sukasada Buleleng Bali, 1 Penumpang Meninggal
Putu Dewi Adi Damayanthi April 29, 2026 03:03 PM

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Sebuah mobil berisi enam orang mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di wilayah Lingkungan Bantang Banua, Kelurahan/Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. Satu orang dikabarkan meninggal dunia akibat insiden ini. 

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengungkapkan kecelakaan ini terjadi pada Selasa 28 April 2026, sekitar pukul 18.45 Wita. 

Kecelakaan berlokasi di ruas jalan Dewa Made Kaler - Sukasada, tepatnya di sebelah timur jembatan Sambangan. 

"Yang terlibat kecelakaan kendaraan roda empat jenis Toyota DK 1373 JV," ucapnya seizin Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, Rabu 29 April 2026.

Baca juga: USAI Kecelakaan, Mantan Petinju Peraih Emas Asian Games Pulang dari RS, Ini Kata Pino Bahari

Mobil jenis kijang itu diisi enam orang. Di antaranya Kadek Budiarta (43), yang bertindak sebagai pengemudi. Sedangkan penumpangnya masing-masing bernama Komang Sukerti (33), Gede Darsana (66), Luh Kompiang Nursiati (65), Komang Dinda Pradnya Cahyani (4), Ketut Sarini (72).

Peristiwa kecelakaan berawal dari mobil kijang yang datang dari arah timur menuju ke barat, melintasi jalan Dewa Made Kaler. 

Sesampainya di jalan turunan dan tikungan, mobil mengalami kendala pada rem. 

"Pengereman mobil tiba-tiba tidak berfungsi. Alhasil sopir membanting setir ke kiri, yang mengakibatkan mobil terbalik hingga menabrak pembatas rumah di kiri jalan sehingga terjadi kecelakaan tunggal," jelasnya. 

Seluruh penumpang mengalami luka-luka hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit. 

Namun dari enam orang di dalam mobil, satu orang dinyatakan meninggal dunia. 

Iptu Yohana menyebut, Kadek Budiarta selaku sopir mengalami luka lecet pada tangan kanan dan wajah.

Komang Sukerti mengalami luka lecet pada kedua kaki, dan terasa sakit pada tangan kanan. 

Selanjutnya Gede Darsana dan Luh Kompiang Nursiati mengalami lecet pada kedua tangan dan kaki. 

Komang Dinda mengalami luka lecet pada kedua tangan dan kaki serta benjol pada kepala bagian belakang. 

"Sementara Ketut Sarini mengalami lecet pada kedua tangan dan kedua kaki dan luka robek pada kepala belakang. Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis RSU KDH Bros Singaraja," ujarnya. 

Berdasarkan hasil olah TKP, kecelakaan disebabkan kurang hati-hatinya pengendara mobil saat memasuki jalan menurun dan menikung, tidak bisa menguasai kendaraannya. Sehingga menyebabkan terjadinya laka lantas. 

"Selain korban jiwa, kecelakaan juga menyebabkan kerugian materiil senilai Rp10 juta," tandasnya. (mer)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.