BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah memberikan perhatian khusus pada tingginya potensi angka penambahan kasus penyakit kanker dalam beberapa waktu terakhir, Rabu (29/4/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah Zaitun menyampaikan, kewaspadaan tersebut diberikan jumlah kasus kanker, khususnya kanker payudara di Bangka Tengah terbilang masih cukup tinggi.
Menurutnya, data terakhir menunjukkan jika kasus kanker payudara yang ditangani di rumah sakit milik daerah telah mencapai lebih dari 50 orang. Bahkan, laporan dari Puskesmas pada tahun 2025 menunjukkan lebih dari 14 kasus.
“Kondisi yang lebih memprihatinkan, banyak pasien datang ke rumah sakit sudah dalam keadaan parah. Padahal jika dideteksi lebih awal, peluang kesembuhan jauh lebih besar,” sebut Zaitun.
Untuk itu Zaitun mengajak masyarakat khususnya para perempuan agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Ia menerangkan, skrining itu merupakan langkah paling efektif untuk mendeteksi sejumlah penyakit seperti kanker sejak dini.
Terlebih lagi untuk saat ini berbagai layanan skrining seperti IVA Test, Pap smear, hingga HPV DNA telah disediakan secara gratis melalui program Dinas Kesehatan.
“Kami mengajak seluruh ibu-ibu untuk ikut skrining. Semua layanan ini difasilitasi pemerintah dan tidak dipungut biaya," terangnya.
Dirinya menyebutkan, ketika penyakit ini bisa diketahui lebih awal, akan membuat langkah penangananya bisa lebih tepat sehingga dapat minimalisir resiko.
"Jangan tunggu sakit, datanglah ke Puskesmas dalam kondisi sehat untuk melakukan pemeriksaan,” tutupnya.
(Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)