Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan KRL Bekasi, Tubuhnya Terpental Keluar Gerbong
Tsaniyah Faidah April 29, 2026 04:07 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aktris Alice Norin mengonfirmasi bahwa salah satu anggota timnya yang bernama Shofi menjadi korban dalam kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Senin malam (27/4/2026) tersebut melibatkan KRL Commuter Line, KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, dan sebuah taksi online.

Alice menyebutkan bahwa ia menerima kabar mengenai dua musibah yang menimpa timnya dalam waktu yang hampir bersamaan.

Berdasarkan bukti pesan singkat yang dibagikan Alice, Shofi mengalami momen mengerikan saat kecelakaan terjadi.

Dalam pesan tersebut terungkap bahwa Shofi sempat terjepit di dalam gerbong sebelum akhirnya terpental keluar dari kereta akibat benturan yang sangat keras.

Meski mengalami kejadian yang traumatis, Alice menyampaikan rasa syukurnya karena kedua karyawannya tidak mengalami luka patah tulang.

Saat ini, Shofi dan satu rekan lainnya masih harus menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan medis.

"Keduanya alhamdulillah gak ada patah, tapi masih dalam proses observasi dan pemulihan," tambah Alice.

Update Korban dan Penyelidikan Kepolisian

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa hingga Rabu (29/4/2026), jumlah korban meninggal dunia bertambah satu orang.

Total korban jiwa saat ini tercatat sebanyak 16 orang, setelah satu korban di ruang ICU RSUD Bekasi dinyatakan wafat.

Data terbaru hingga Rabu siang menunjukkan total korban mencapai 106 orang. Rinciannya, 16 orang meninggal dunia dan 90 orang mengalami luka-luka.

Dari puluhan korban luka tersebut, 44 orang sudah diizinkan pulang, sementara 46 lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit.

Pihak kepolisian saat ini tengah mendalami penyebab pasti kecelakaan melalui pemeriksaan saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Pemeriksaan terhadap sopir taksi online serta masinis kereta api juga dijadwalkan," jelas Kombes Budi Hermanto.

Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk menjaga empati dengan tidak menyebarluaskan foto atau video sensitif mengenai para korban demi menghargai perasaan keluarga yang sedang berduka.

Sumber: Tribunnews.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.