BANGKAPOS.COM -- Segini harta kekayaan Bobby Rasyidin Direktur Utama PT KAI respons usulan Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi terkait wanita pindah gerbong.
Sebelumnya, Arifatul mengusulkan perubahan posisi gerbong perempuan yang selama ini berada di bagian depan dan belakang, agar dipindahkan ke tengah.
Sementara itu, bagian depan dan belakang diisi oleh penumpang laki-laki.
Menanggapi hal tersebut, Bobby Rasyidin menegaskan bahwa PT KAI tetap berpegang pada prinsip utama, yakni keselamatan seluruh penumpang tanpa membedakan gender.
Baca juga: Video: Peretas Iran Klaim Bocorkan Data 2.379 Personel Angkatan Laut AS, Kirim Ancaman via WhatsApp
Ia menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar.
"KAI menjamin keselamatan, bagi kami keselamatan tidak ada toleransinya, tidak ada kompromi sama sekali, dan kami tidak membedakan gender laki-laki dan perempuan," ucapnya dalam konferensi pers, Rabu (29/4/2026), dikutip dari YouTube Kompas TV.
Lebih lanjut, Bobby menjelaskan bahwa keberadaan gerbong khusus perempuan selama ini bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan serta memberikan kemudahan akses bagi penumpang wanita, bukan semata soal pemisahan.
"Jadi selama ini kami mengutamakan perempuan untuk tingkat kenyamanan dan kemudahan akses dan tentunya keamanan di dalam kereta juga," paparnya.
Ia kembali menegaskan bahwa kebijakan operasional yang diterapkan tidak akan mengurangi standar keselamatan yang sudah ditetapkan perusahaan.
"Kami tidak ada toleransi sama sekali pun untuk melanggar atau menurunkan tingkat keselamatan dari para pelanggan, pengguna jasa PT Kereta Api Indonesia, baik itu gendernya laki-laki maupun perempuan," tegasnya.
Pasca insiden kecelakaan tersebut, Bobby memastikan bahwa PT KAI tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada masyarakat, termasuk selama masa pemulihan.
Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan posko tanggap darurat untuk membantu para korban dan keluarga.
"Baik selama masa pemulihan maupun setelah masa pemulihan ini. Dalam masa pemulihan, kami membuka dua posko tanggap, satu di Stasiun Bekasi Timur dan satu lagi di Gambir selama 14 hari ke depan," ujar Bobby.
Seiring mencuatnya peristiwa ini, nama Bobby Rasyidin ikut menjadi perhatian publik, tidak hanya terkait kebijakan perusahaan, tetapi juga latar belakang serta profil pribadinya, termasuk informasi mengenai harta kekayaannya.
Bobby Rasyidin terakhir kali melaporkan harta kekayaan miliknya pada 17 Maret 2025 untuk periodik 2024.
Saat itu, ia masih bertugas di PT LEN Industri.
Dalam laporannya, Bobby Rasyidin memiliki harta kekayaan mencapai Rp 37.883.318.258.
Jumlah harta kekayaan itu naik dibanding laporan pada 31 Desember 2023.
Kala itu, Bobby melaporkan harta kekayaannya sebanyak Rp.37.015.139.843.
Berikut adalah rincian harta kekayaan Bobby Rasyidin.
II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp. 21.012.580.500
1. Tanah dan Bangunan Seluas 162 m2/235 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 5.540.500.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 120 m2/90 m2 di KAB / KOTA BADUNG, HASIL SENDIRI Rp. 1.740.000.000
3. Tanah dan Bangunan Seluas 30 m2/25 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 270.000.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 128 m2/58 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 965.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 139 m2/181 m2 di KAB / KOTA KOTA BUKITTINGGI , HASIL SENDIRI Rp. 2.060.000.000
6. Tanah dan Bangunan Seluas 148 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA PADANG , HASIL SENDIRI Rp. 265.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 395 m2/180 m2 di NEGARA AUSTRALIA, HASIL SENDIRI Rp. 6.976.000.000
8. Tanah dan Bangunan Seluas 63 m2/62 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 1.070.280.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 126 m2/123 m2 di KAB / KOTA BANDUNG, HASIL SENDIRI Rp. 2.125.800.500
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 4.743.578.139 2024
1. MOBIL, BMW 330I CKD AT Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp. 685.000.000
2. MOBIL, MITSUBISHI PAJERO SP24LDAKAR H4X4 Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 510.000.000
3. MOBIL, MERCEDES BENZ E300 AT Tahun 2019, HASIL SENDIRI Rp. 960.000.000
4. MOBIL, JEEP GRAND CHEROKEE NIGHT EAGLE 4X4 Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp. 640.578.139
5. MOBIL, VW T-CROSS Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp. 360.000.000
6. MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 1.588.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 2.445.226.800
D. SURAT BERHARGA Rp.---
E. KAS DAN SETARA KAS Rp. 9.202.534.739
F. HARTA LAINNYA Rp. 1.339.427.455
Sub Total Rp. 38.743.347.633
III.HUTANG Rp. 860.029.375
IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 37.883.318.258
Bobby Rasyidin merupakan Direktur Utama PT KAI.
Ia menjabat sebagai Dirut PT KAI sejak 12 Agustus 2025, menggantikan Didiek Hartantyo.
Dalam konfrensi pers, Bobby Rasyidin mengatakan ada 91 orang penumpang yang mengalami luka akibat kecelakaan tragis ini.
Dari 91 korban luka tersebut, 53 orang di antaranya masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Sementara itu, untuk 38 korban luka lainnya, kata ia, sudah diperbolehkan untuk pulang.
"Dan 38 telah diperbolehkan pulang, dan dilaporkan juga siang ini ada persiapan beberapa orang lagi yang akan pulang juga," ujarnya, dalam konfrensi pers, Rabu (29/4/2026).
Ia pun meminta maaf kepada semua pihak, khususnya kepada semua keluarga korban.
"Permohonan maaf ini khususnya kami sampaikan kepada keluarga korban, pelanggan, serta masyarakat yang terdampak, baik secara langsung meupun tidak langsung," kata dia.
Bobby Rasyidin merupakan salah satu profesional Indonesia yang menonjol di sektor industri strategis, khususnya di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dengan pengalaman panjang di bidang teknologi, manajemen, dan kepemimpinan korporasi, ia kini dipercaya memegang posisi tertinggi sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Sosoknya dikenal sebagai pemimpin yang memiliki visi transformasi dan rekam jejak kuat dalam mengelola perusahaan berbasis teknologi dan infrastruktur.
Lahir pada 31 Oktober 1974, Bobby Rasyidin menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung (ITB), salah satu kampus teknik terbaik di Indonesia.
Ia kemudian memperluas wawasan globalnya dengan mengambil Master of Psychology in Management di Amerika Serikat, serta melanjutkan studi di University of New South Wales, Australia.
Kombinasi pendidikan teknik dan manajemen ini menjadi fondasi penting dalam membentuk gaya kepemimpinannya yang adaptif dan strategis.
Karier profesional Bobby dimulai pada tahun 1996 di PT Lucent Technologies Indonesia.
Di perusahaan ini, ia terlibat dalam berbagai proyek jaringan berskala internasional, termasuk di kawasan Eropa dan negara lainnya.
Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam tentang teknologi telekomunikasi dan pengelolaan proyek global, yang kemudian menjadi modal penting dalam perjalanan kariernya di dunia industri.
Seiring waktu, Bobby Rasyidin dipercaya mengisi berbagai posisi penting di sejumlah perusahaan.
Ia pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama pada 2016.
Di tahun yang sama, ia juga menjadi Komisaris Utama PT Len Telekomunikasi Indonesia (2016–2019) dan Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016–2021).
Selain itu, ia juga pernah menjadi Komisaris Utama PT Indonesian Cloud pada periode 2019–2021, menunjukkan kiprahnya yang luas di sektor teknologi digital dan infrastruktur.
Puncak kariernya sebelum di PT KAI terlihat saat ia menjabat sebagai Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) sejak 10 Desember 2020 hingga 21 Februari 2025.
Dalam peran ini, ia juga menjadi bagian penting dari holding industri pertahanan DEFEND ID, yang memperkuat posisinya sebagai tokoh strategis di sektor industri nasional.
Ia juga sempat dipercaya sebagai Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk sejak Juni 2020.
Pada 12 Agustus 2025, Bobby Rasyidin resmi menjabat sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), menggantikan Didiek Hartantyo.
Penunjukan ini menjadi tonggak baru dalam kariernya, sekaligus menandai kepercayaan pemerintah terhadap kemampuannya dalam memimpin transformasi sektor transportasi publik.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Komisaris PT Len Industri (Persero) sejak 21 Februari 2025.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang teknologi, pengalaman internasional, serta kepemimpinan di berbagai perusahaan besar, Bobby Rasyidin menjadi salah satu figur penting dalam mendorong kemajuan industri dan transportasi di Indonesia.
Ia diharapkan mampu membawa inovasi dan peningkatan layanan di PT KAI, sekaligus memperkuat peran BUMN dalam pembangunan nasional.
(Bangkapos.com/Tribun Medan/Tribunews)