BATAM, TRIBUNBATAM.id - Identitas pria yang ditemukan meninggal tak wajar di rerimbunan pohon dekat pinggir Jalan Yos Sudarso, sebelum pertigaan Bengkong Garama, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, masih belum diketahui hingga Rabu (29/4/2026).
Polisi masih mencari informasi terkait identitas Mr X yang ditemukan dalam kondisi membusuk tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Bengkong, Iptu Apriadi, mengatakan hingga saat ini belum ada informasi pasti mengenai identitas jasad pria tersebut.
"Sampai saat ini belum ada informasi. Kita masih mencari informasi," ujar Apriadi kepada Tribun Batam saat dikonfirmasi.
Sebelumnya, pada malam saat penemuan jasad pria itu Selasa (28/4/2026), seorang perempuan sempat datang ke lokasi kejadian. Ia mencari adiknya yang telah hilang sekitar sepekan.
Perempuan tersebut diketahui sebelumnya juga telah membuat laporan orang hilang ke Polsek Bengkong.
Namun, polisi belum dapat memastikan kecocokan identitas antara laporan orang hilang tersebut dengan jasad pria yang ditemukan.
Apriadi menjelaskan, sementara ini identitas korban masih belum cocok dan perempuan yang mencari adiknya itu juga masih ragu.
"Sementara belum cocok, masih ragu. Kami masih menunggu teman kos adik dari ibu tersebut untuk mencocokkan dari pakaian, topi dan lainnya karena adik dari ibu tersebut yang dilaporkan hilang tidak tinggal serumah," katanya.
Menurutnya, kondisi jasad yang sudah membusuk membuat korban sulit dikenali secara langsung.
"Sehingga pada saat ditemukan jasadnya tidak bisa dikenali," ungkapnya.
Saat ini, polisi tengah memanggil kembali pihak pelapor agar membawa teman sekamar atau teman satu kos adiknya yang dilaporkan hilang untuk membantu proses pencocokan identitas.
"Kami sedang melakukan pemanggilan kembali untuk dapat membawa teman sekamar atau satu kos adik dari ibu tersebut," tutur Apriadi.
Sebelumnya, jasad pria itu ditemukan meninggal tak wajar di sebuah pohon di tepi Jalan Yos Sudarso, Bengkong Garama, pada Selasa (28/4/2026) sore.
Korban ditemukan mengenakan hoodie hitam, topi merah, dan celana pendek bermotif bunga-bunga.
Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri untuk proses identifikasi lebih lanjut.
(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)