Pencurian Sapi Menggila di Tuban, 8 Ekor Hilang dalam Sepekan 
Wiwit Purwanto April 30, 2026 12:05 AM

 

SURYA.CO.ID TUBAN - Menjelang Hari Raya Idul Adha, kasus pencurian sapi di Kabupaten Tuban kian marak.

Dalam waktu sepekan, sedikitnya delapan ekor sapi dilaporkan hilang di dua kecamatan berbeda, yakni Merakurak dan Jenu, Rabu (29/4/2026) 

Kasus pertama terjadi di Dusun Tlogowuni, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban, Mohammad Toha Rivai, kehilangan empat ekor sapi.

Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, menjelaskan korban baru mengetahui sapinya hilang saat pulang dari sawah dan hendak memberi makan ternak seperti biasa. 

Sepasang Sapi Limosin Juga Raib

Namun saat tiba di kandang, empat ekor sapi miliknya yang terdiri dari sepasang sapi Limosin dewasa dan dua ekor sapi lainnya sudah raib.

Baca juga: Pencurian Sapi Marak di Bangkalan, Sindikat Pencuri Terungkap Berkat Pikap Mencurigakan

“Di sekitar lokasi ditemukan jejak kaki sapi dan bekas ban mobil yang diduga digunakan pelaku untuk mengangkut hasil curian melalui jalan tegalan di belakang kandang,” ujar Iptu Siswanto.

Akibat kejadian itu, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp60 juta.

Tak berselang lama, Dua ekor sapi milik Kusnan dan Asih warga Dusun Bogang, Desa Beji, Kecamatan Jenu, dikabarkan hilang pada Rabu (29/4/2026) dini hari. 

Kapolsek Jenu AKP Darwanto mengatakan, kedua korban baru menyadari kehilangan tersebut sekitar pukul 05.00 WIB saat hendak membersihkan kandang. 

Kemudian untuk sapi yang hilang masing-masing seekor betina jenis Simental milik Kusnan dan seekor betina jenis Limosin milik Asih.

Baca juga: Aturan Baru RPH Surabaya, Idul Adha 2026 Fokus Jasa Pemotongan Tak Jual Sapi Kurban

“Dua ekor sapi milik warga hilang tadi pagi, pemilik rumah tidak mendengar suara mencurigakan saat kejadian berlangsung,” ujar Darwanto.

Ternyata, sebelum dua kejadian tersebut, dua ekor sapi milik warga Desa Karangasem, Kecamatan Jenu, juga dilaporkan hilang pada minggu lalu. 

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Desa Karangasem, Surip. Menurutnya, modus pelaku menyasar kandang yang lokasinya jauh dari permukiman warga.

“Pelaku mencuri dua ekor sapi di Desa Karangasem, kejadiannya sekitar satu mingguan lalu,” ujarnya.

Dengan demikian, total ada delapan ekor sapi dilaporkan hilang dalam rentang sepekan di wilayah Jenu dan Merakurak. Dan saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memburu para pelaku. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.