Ubaya Sapu Bersih, Tim Putra-Putri Borong Gelar Juara Campus League Surabaya 
Wiwit Purwanto April 30, 2026 01:32 AM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Universitas Surabaya (Ubaya) mengukuhkan diri
sebagai penguasa basketball kampus di Jawa Timur.

Pada partai final Campus League Basketball Regional Surabaya, yang berlangsung di GOR Basket Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4), Ubaya sukses merebut gelar ganda, juara tim putri dan tim putra sekaligus.

Di laga final pertama, Tim Putri Ubaya melibas Universitas Ciputra
Makassar (UCM) dengan skor meyakinkan 95-28.

Berikutnya, giliran Tim Putra Ubaya yang mengandaskan perlawanan wakil Papua Universitas Cendrawasih (Uncen) 84-48.

Tim Putri Ubaya tampil impresif dan solid di semua lini. Meski sempat mendapat
perlawanan dari UCM di awal laga, skuat asuhan Wellyanto Pribadi ini mampu menjaga
tempo permainannya.

Baca juga: Tim Basket Putra-Putri Ubaya Borong Tiket Final Campus League Regional Surabaya

Transisi yang cepat dan disiplin defense membuat UCM kesulitan
menembus.

Masuk quarter kedua Ubaya makin panas dan cukup efektif mengonversi poin
lewat fastbreak maupun second chance.

Usai halftime Ubaya tak mengendurkan intensitas, rotasi pemain berjalan dengan mulus
dengan tetap menjaga kualitas permainan.

UCM hanya mampu mencatatkan 4 poin diquarter ketiga. Masuk quarter keempat, laga praktis dikuasai Ubaya.

Mereka tetap bermain disiplin hingga buzzer berbunyi, yang memastikan medali emas dan podium juara putri Campus League Basketball Regional Surabaya jadi milik Tim Putri Ubaya.

Baca juga: Mozaik Kartini dari Ribuan Sticky Notes Warnai Ubaya, Simbol Pemberdayaan Mahasiswa

Belum Maksimal

Meski menang dengan skor meyakinkan dan sukses jadi yang terbaik di Regional Surabaya,
Pelatih Tim Putri Ubaya Wellyanto Pribadi menyoroti permainan anak asuhnya yang
dinilai belum maksimal di partai final. Ia menekankan akan terus mengevaluasi secara
keseluruhan.

Terlebih dengan tiket menuju babak The National, lawan-lawan yang lebih
berat dari regional lainnya sudah menanti.

“Memang kami menang, namun kalau melihat persentase efektivitas di pertandingan ini
justru kami menurun.  Sekarang fokus kita itu ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus pemainnya juga tinggi-tinggi ,” ungkapnya kepada para awak media.

Shooting guard Tim Putri Ubaya Evelyn Fiyo turut menyoroti pentingnya peningkatan
kualitas permainan ketimbang euforia gelar juara berlebihan. 

Pencapaian tim putri ini kemudian digandakan dengan kemenangan Tim Putra Ubaya atas
Universitas Cendrawasih (Uncen).

Sejak tip-off sebenarnya Uncen bermain lebih berani dan dominan dengan memberikan tekanan keras kepada Ubaya.

Namun agresivitas Uncen berhasil diredam Ubaya yang lebih rapi dan efektif meraup poin. Meski keduanya ngotot dalam perebutan poin, namun hingga turun minum Ubaya tetap unggul dengan 45-27.

Senada, Wakil Rektor Ubaya, Prof. Dr., apt., Christina Avanti sejak awal meyakini timnya
mampu meraih medali emas jika bermain dengan konsisten.

“ Kami tahu Uncen adalah lawan yang berat dan menantang. Tapi saya pikir kalau mereka bisa melewati pertandingan final ini saya yakin anak-anak kami bisa melewati tantangan-tantangan di level
Nasional berikutnya,” ujarnya.

Dengan hasil ini, Tim Putri dan Putra Ubaya otomatis mengantongi tiket untuk melangkah ke
Babak The National Campus League Basketball yang akan berlangsung di Jakarta pada
6-13 Juni 2026.

Mereka melaju bersama Tim Putri Universitas Ciputra Makassar dan Tim
Putra Universitas Cendrawasih sebagai peringkat kedua, untuk menghadapi tim-tim terbaik
yang berasal dari empat regional lainnya, yaitu Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan
Jakarta.

Stimulasi Ekosistem Basket di Surabaya.

Sementara itu, CEO Campus League Ryan Gozali menyebut kompetisi di Regional
Surabaya berjalan dengan lancar dengan antusiasme yang besar dari perguruan tinggi dan
Para student-athlete di Jawa Timur dan sekitarnya.

“Kita berharap dengan Campus League ini ekosistem olahraga di kampus ini jadi
Termotivasi. Ada pergerakan-pergerakan baru, kita ingin agar ini
Menjadi stimulasi baru untuk ekosistem basket, tidak hanya Surabaya, tapi juga seluruh
Indonesia,” jelas Ryan.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko S.Pd., M.Kes. menyampaikan apresiasi terhadap Campus
League sebagai wadah kompetisi dan prestasi para mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya.

“Kami bersyukur dan berterima kasih dipercaya sebagai tuan rumah Campus League Basket
Di Surabaya. Ini menjadi komitmen dan semangat kami di Unesa sebagai kampusnya para
Juara,” kata Dwi Cahyo.

Semangat sportivitas dan energi tinggi di lapangan ini juga sejalan dengan visi Polytron
Yang hadir sebagai mitra pendukung utama kompetisi untuk menyemarakkan Campus
League di setiap kota, termasuk Surabaya.  
 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.