TRIBUNNEWS.COM - Perjalanan RRQ Hoshi di ajang MPL Indonesia Season 17 masih belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Pada Week 5 lalu, RRQ hanya memainkan satu pertandingan melawan Dewa United dengan harapan bisa memutus tren negatif.
Namun, yang terjadi justru sebaliknya, pola lama kembali terulan dan kekalahan kembali harus mereka terima.
Pada Game 1, RRQ Hoshi sebenarnya tampil cukup menjanjikan. Mereka langsung menekan sejak early game dan mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Nahas, kesalahan krusial terjadi pada menit ke-11 ketika RRQ memaksakan teamfight di bawah turret lawan di area bottom lane.
Keputusan agresif yang kurang tepat itu justru menjadi titik balik. Dalam sekejap, keunggulan mereka terpangkas drastis hingga berbalik menjadi milik Dewa United.
Pihak RRQ pun turut mengevalusi kinerja para pemainnya jelang memasuki putaran kedua MPL ID S17 yang digelar pekan ini mulai Jumat (1/5/2026).
Jika ditarik dari pekan-pekan sebelumnya, kekalahan ini kembali menegaskan satu masalah utama RRQ Hoshi: mereka mampu unggul, tetapi gagal mempertahankannya.
Baca juga: Hadiah MPL Indonesia Season 17: Semua Tim Dipastikan Cuan
Beberapa pola yang terus berulang:
Bahkan di Week 5 ini, masalah tersebut berkembang:
Ini menunjukkan bahwa persoalan RRQ bukan hanya soal mekanik atau draft, tetapi juga menyangkut konsistensi dan pengambilan keputusan di level tertinggi.
Dengan hasil ini, RRQ Hoshi masih terpuruk di dasar klasemen dengan catatan 0 kemenangan dan 8 kekalahan.
Secara matematis, peluang menuju playoff memang masih terbuka karena masih ada delapan pertandingan tersisa hingga akhir Regular Season.
Namun tantangan berat sudah menanti di Week 6.
RRQ akan menghadapi dua tim kuat, yakni ONIC dan Bigetron dua tim yang saat ini justru berada dalam performa jauh lebih stabil.
Di titik ini, pertanyaan besar bukan lagi soal kapan RRQ Hoshi meraih kemenangan pertama, melainkan apakah mereka masih punya waktu untuk bangkit.
Semakin sering pola kekalahan ini terulang, semakin kecil pula ruang untuk memperbaiki keadaan. Namun, dalam dunia esports, selalu ada ruang untuk kejutan.
Satu kemenangan saja bisa menjadi titik balik.
Week 6 akan menjadi penentu, apakah itu awal kebangkitan RRQ Hoshi, atau justru menjadi akhir dari harapan mereka di musim ini.
Jumat, 1 Mei 2026
Sabtu, 2 Mei 2026
Minggu, 3 Mei 2026
(Tribunnews.com/Ali)