BANJARMASINPOST.CO.ID-Ada yang istimewa dari Obligasi (Obrolan Lintas Generasi) program Bank Kalsel pada April ini, yaitu dalam rangka memeringati Hari Kartini digelar Talkshow bertema Kartini Masa Kini: Pilar Ketahanan Keluarga.
Obligasi yang berlangsung Senin 27 April 2026 adalah kolaborasi dengan Banjarmasin Post dalam program B-Talk.
Tim Bank Kalsel turut hadir langsung untuk kelancaran program kolaborasi yang didukung oleh PT Adaro Indonesia, Swiss-Belhotel Borneo Banjarmasin, dan PT Paragon ini.
Acara dibuka dengan keynote speech dari Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel, drg Ellyana Trisya Hasnuryadi.
Dikatakan Ellyana, memang diakui tantangan dunia saat ini tak menentu, antara lain dari inflasi dan dinamika glogal, sebab itu seorang ibu harus selalu membuka wawasan dan update informasi terkini.
“Para ibu juga harus mampu mengelola pengeluaran secara bijak, kreatif mencari peluang ekonomi mikro dan adaftif transformasi digital, jadi HP jangan hanya untuk foto dan video tapi gunakan untuk menambah wawasan dan peluang ekonomi keluarga,” jelasnya.
Narasumber yaitu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel Farah Adibah SIP MSi dan Ketua DPC IWAPI Kota Banjarmasin Hj Aida Muslimah SE.
Farah memaparkan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan dengan menyiapkan ibu hamil. Ini awal titik tolak anak-anak menjadi aset sehingga penyakit degeneratif darah dan gula bisa ditekan.
"Asupan gizi yang masuk ke tubuh bayi baik melalui ibu hamil sampai anak usia dua tahun harus diperhatikan betul," jelasnya.
Sebagaimana rekomendasi WHO, anak bayi diberi ASI ekslusif selama enam bulan, kalau tidak bisa hubungi dokter. Kemudian berikan makanan pendamping ASI hingga setelah usia tujuh bulan.
Adapun Aida Muslimah memaparkan bahwa seorang istri atau ibu harus pandai mengatur uang bulanan dari suami agar bisa memberikan makanan bergizi bagi keluarga.
"Manfaatkan sebaik-baiknya. Memberikan ketahanan pangan di rumah bisa dengan memanfaatkan tanaman di rumah, ini adalah salah satu cara mengurangi biaya belanja. Tanam cabai, tomat, sayur lainnya, kalau tak punya halaman pakai polybag. Jadi saat sayur mahal tinggal petik," tandasnya. (AOL)