Lubang di Jalan Nasional Depan STM Atas Kota Jambi, DPRD Provinsi Kontak Dinas PUPR
asto s April 30, 2026 12:05 PM

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - DPRD Provinsi Jambi menyoroti jalan berlubang di kawasan STM Atas, Kota Jambi.

Titik yang membahayakan itu di sekitaran persimpangan lampu merah Nusa Indah, tepatnya di ruas Jalan Kapten Bakarudin, Kelurahan Simpang IV Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi.

Kerusakan jalan itu menjadi sorotan, sebab dinilai mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan. 

Selain itu, persoalan utilitas jaringan milik Telkom di lokasi tersebut turut menjadi perhatian dan segera dikoordinasikan oleh pihak terkait.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi , Ivan Wirata, mengatakan merespons laporan masyarakat dan media terkait kondisi jalan itu.

Dia segera berkomunikasi dengan pihak Dinas PUPR, khususnya Bidang Bina Marga, untuk meminta penjelasan dan langkah penanganan.

“Saya langsung komunikasi dengan Kabid Bina Marga, kenapa masih ada lubang yang bisa membahayakan pengguna jalan dan bagaimana langkah penanganannya,” katanya.

Berdasarkan hasil komunikasi, Politisi Golkar Jambi itu menyebut pihak Bina Marga sebenarnya telah berencana melakukan perbaikan. 

Tetapi, adanya jaringan utilitas milik Telkom Indonesia yang berada di lokasi tersebut, sehingga hal itu menjadi kendala.

“Direspons Kabid, sebenarnya sudah mau ditangani, tapi pihak Telkom minta waktu tiga hari. Kalau tidak ditangani juga, maka akan ditutup permanen. Karena kami lebih mendahulukan kepentingan pengguna jalan agar tidak menambah kecelakaan,” ujarnya.

Ivan menjelaskan, pengerasan jalan sementara di kawasan itu dilakukan, agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Proses ini diperkirakan berlangsung sekitar satu minggu sebelum dilakukan pengaspalan permanen.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga PUPR, Iwan Rahmadi, menjelaskan penanganan yang dilakukan saat ini bersifat fungsional untuk meminimalisir risiko kecelakaan.

“Ini hanya fungsional dulu agar tidak mengganggu pengguna jalan yang melintas dan menghindari laka lantas akibat jalan berlubang. Dalam waktu dekat akan langsung dilakukan pengaspalan,” jelasnya.

Dia menerangkan, lubang di jalan tersebut sudah beberapa kali ditangani oleh pihak kota maupun provinsi, termasuk pengecoran hingga dua kali. Tetapi, kerusakan kembali terjadi karena adanya faktor utilitas di bawah jalan.

“Ternyata setelah ditelusuri, itu terkait jaringan Telkom. Mereka juga sudah melakukan pengecoran dua kali, tapi masih turun. Kami sudah beri waktu tiga hari, jika tidak ada respons, maka akan kami tutup dan lakukan penanganan sendiri,” terangnya.

Sehingga, pihaknya menegaskan, langkah tegas ini diambil demi keselamatan pengguna jalan. Sebab, kondisi lubang sudah berlangsung cukup lama dan berpotensi menimbulkan kecelakaan jika tidak segera ditangani secara maksimal. (Tribun Jambi/Syrillus Krisdianto)

Baca juga: Eskavator dan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal Ditangkap Polres Bungo, Netizen Soroti Beking dan Penadah

Baca juga: Di Samping SMAN 8 Bungo Ada Ada Tambang Emas Ilegal, Cukongnya Tak Takut Polisi

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.