Pesan Tegas Wamendiktisaintek RI: Lulusan Daerah di SBT Jangan Minder, Berani Bersaing!
Ode Alfin Risanto April 30, 2026 12:52 PM

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM –Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) RI, Prof. Dr. Fauzan meminta para lulusan daerah tidak minder dalam menghadapi persaingan di dunia kerja maupun kehidupan sosial.

Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Ita Wotu Nusa (IWN) yang digelar di Gedung Serbaguna, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Rabu (29/4/2026).

Menurut Fauzan, latar belakang geografis bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Ia menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi dan kekuatan yang bisa dikembangkan.

“Jangan melihat dari letak geografis bahwa saudara berada jauh. Semua orang memiliki energi, tetapi tidak semua orang menyadari kekuatannya,” ujarnya.

Baca juga: Ely Toisutta Tinjau Korban dan Lokasi Terdampak Bencana AlaM: Jaminan Kebutuhan Terpenuhi 

Baca juga: Jalan Rusak Lumpuhkan Distribusi Kelapa, Mahasiswa KKN Desak Pemda SBB Bertindak

Ia pun mendorong para wisudawan dan wisudawati untuk terus menggali potensi diri serta menghindari sikap mudah mengeluh dalam menghadapi tantangan.

“Saya berharap wisudawan tidak terjangkiti kebiasaan suka mengeluh, tetapi mampu memaksimalkan energi yang ada dalam diri,” katanya.

Selain itu, Fauzan mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memasuki kehidupan yang lebih kompleks.

Ia menyebut fase tersebut sebagai “kampus kehidupan” yang menuntut keteguhan, kemampuan beradaptasi, serta kemauan untuk terus bertransformasi.

“Hanya orang yang tidak mau bertransformasi yang akan tertinggal,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga mengapresiasi peran STKIP Ita Wotu Nusa dalam memperluas akses pendidikan tinggi, khususnya di daerah dengan keterbatasan.

Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi swasta sangat penting dalam mendukung target pemerintah meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi hingga 38,04 persen pada tahun 2029.

Ia juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dosen, melalui program beasiswa dan peningkatan kapasitas yang akan terus didorong pemerintah.

Tak hanya itu, Fauzan turut menyoroti peran besar orang tua dalam keberhasilan para wisudawan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan orang tua, baik secara moral maupun finansial,” ungkapnya.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.