TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE – Tim SAR Gabungan Basarnas Maumere melanjutkan pencarian hari kedua terhadap Yohanes Wangge alias Yani, nelayan asal Desa Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (30/4/2026). Yani dilaporkan hilang saat melaut sejak Selasa (28/4/2026) dini hari.
Pencarian hari ini difokuskan dengan menyisir perairan Pantai Selatan Paga. Sebelumnya, upaya pencarian pada hari pertama, Rabu (29/4/2026), yang berlangsung dari pagi hingga sore hari, belum membuahkan hasil.
Peristiwa bermula saat Yani pergi melaut menggunakan perahu jenis jolor bersama beberapa rekannya. Ketika rekan-rekannya memutuskan untuk kembali ke daratan, Yani memilih tetap tinggal di laut untuk mencari ikan di area rumpon yang lain.
Keresahan menyelimuti keluarga dan rekan korban setelah Yani tidak kunjung pulang hingga matahari terbenam. Upaya pencarian mandiri sempat dilakukan oleh warga setempat pada malam hari, tetapi keberadaan Yani tidak ditemukan.
Baca juga: Nelayan Paga Sikka Hilang saat Melaut, Sekcam: Korban Bersama Rekannya Sempat Cari Ikan di Rumpon
Keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Paga yang kemudian diteruskan ke pihak Basarnas Maumere.
"Hari ini pencarian masih dilanjutkan. Kita berdoa bersama semoga hari kedua ini membuahkan hasil dan Yani segera ditemukan," ujar Sekretaris Camat (Sekcam) Paga, Adi Gagi, saat dihubungi, Kamis siang.
Insiden yang menimpa Yani merupakan kasus nelayan hilang kedua yang tercatat di wilayah tersebut sepanjang Januari hingga April 2026.
Desa Paga sendiri terletak di pesisir selatan Sikka, tepat di jalur trans Maumere–Ende, dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagai nelayan dan petani.
Baca juga: BREAKING NEWS: Tak Kunjung Pulang Melaut , Nelayan Asal Paga Sikka Dilaporkan Hilang
Kasus pertama tahun ini terjadi pada Minggu (25/1/2026). Kala itu, dua nelayan asal Paga, Norisius Sapa dan Anwar, dilaporkan hilang saat melaut di rumpon milik mereka menggunakan perahu motor.
Beruntung, keduanya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di perairan Pulau Alor, Kabupaten Alor, dan telah dipulangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sikka. Masyarakat berharap pencarian terhadap Yohanes Wangge kali ini juga membawa kabar baik yang sama.