Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di akhir kompetisi, jadwal pertandingan Persib Bandung pada Super League Indonesia 2025/2026, cukup padat bahkan ada yang hanya memilki jeda 3-4 hari.
Padatnya jadwal pertandingan sehingga waktu persiapan pun singkat, mulai terasa saat tandang menghadapi Dewa United yang berakhir 2-2. Laga ini digelar pada, Senin (20/4/2026).
Setelah itu Persib langsung berlaga menjamu Arema FC yang berakhir 0-0, Jumat (24/4/2026). Lalu setelah bermain di kandang, Persib kembali tandang ke markas Bhayangkara FC (30/4/2026), dan kembali bermain di kandang menjamu PSIM, Senin (4/5/2026).
Lalu Persib kembali tandang menghadapi laga besar, melawan tim rival, Persija Jakarta, Minggu (10/5/2026), dan kembali tandang menghadapi PSM Makassar, Minggu (17/5/2026), terakhir Persib menjamu Persijap, Sabtu (23/4/2026).
Melihat jadwal pertandingan tersebut, yang paling berdekatan jadwal Persib mulai menghadapi Dewa United, Arema FC, Bhayangkara FC, PSIM, hingga Persija Jakarta.
Di tengah laga krusial di akhir kompetisi, Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyadari padatnya jadwal tersebut. Rotasi pemain, menjadi salah satu langkah Bojan, untuk menjaga kondisi anak asuhnya dalam berlaga.
"Itulah alasan kenapa kami perlu melakukan pemulihan (recovery), dan ada 3-4 pemain segar yang akan masuk untuk melakukan rotasi di tim utama, dan saya harap itu akan berbuah baik," ujar Bojan, di Stadion GBLA.
Rotasi tersebut sangat terlihat, ketika Persib menjamu Arema yang berakhir 0-0. Peran Teja Paku Alam dalam mengawal gawang Persib, saat itu diserahkan kepada kiper muda, Fitrah Maulana.
Sehingga Kakang Rudianto yang selalu mengisi slot U-23, juga diistirahatkan, diisi oleh Fitrah. Tak hanya itu, di lini serang di laga sebelumnya Ramon Tanque, selalu jadi starter saat itu ia tak dimasukan dalam daftar susunan pemain.
Saat itu juru gedor yang menjadi starter Andrew Jung yang baru pulih setelahnya mengalami cedera, hingga sempat absen di beberapa laga.
Menurut Bojan, saat itu, tidak ada masalah, Ramon di beberapa laga terakhir menjadi starter dan menyiapkan Jung bersama Sergio ketika menghadapi Arema.
"Lalu untuk Fitrah, saya memasangnya sebagai starter karena Kakang tidak berlatih di 1-2 latihan terakhir akibat cedera ringan. Jadi kami memilih Fitrah untuk pemain U-23 yang dimainkan sebagai starter," katanya.
Sedangkan kini, untuk menghadapi Bhayangkara, Persib dipastikan menyimpan Eliano Reijnders yang kerap diturunkan setiap laganya, dan gelandang asing Luciano Guaycochea.
Keduanya tak diturunkan untuk menghadapi Bhayangkara karena Bojan, enggan mengambil risiko. Mengingat masih ada laga penting yang akan dihadapi Persib, menjelang akhir kompetisi.
"Eliano tidak akan bermain (lawan Bhayangkara) tetapi dia akan siap untuk pertandingan berikutnya. Kami hanya tidak ingin mengambil risiko untuk besok," ujarnya.
Sebab setelah menghadapi Bhayangkara, hanya terdapat jeda tiga hari, pada Senin (4/5/2026), Persib akan kembali berlaga menjamu PSIM.
"Kami memiliki pemain lain yang perlu bermain, dan Lucho juga akan siap untuk pertandingan berikutnya," katanya.
Sehingga dengan demikian terdapat beberapa pemain inti yang kerap diturunkan Bojan, saat Persib berlaga yang disimpan, melakukan rotasi pemain untuk menjaga kondisi timnya dalam menghadapi setiap laga.
Hal tersebut dilakukan untuk menggapai targetnya, kembali meraih gelar juara liga. Sebab kini persaingan di papan atas sangat sengit, Persib telah tergeser oleh Borneo FC.
Namun, jika Persib bisa mengalahkan Bhayangkara FC, maka akan kembali ke puncak klasemen, dengan memiliki poin 69, sama dengan Borneo FC.