Erin Dilaporkan ART, Penyalur Ngaku Diusir Security &Andre Taulany Sempat Sarankan Lapor ke Polisi
Kharisma Tri Saputra April 30, 2026 06:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM - Kasus dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) yang menyeret nama Rien Wartia Trigina alias Erin kini memasuki ranah hukum.

Perkara tersebut tengah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan setelah adanya laporan dari korban berinisial H.

Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan figur yang dikenal sebagai mantan istri komedian Andre Taulany.

Kronologi: Dari Pengakuan ART hingga Laporan Polisi

Peristiwa ini mencuat setelah ART berinisial H melaporkan dugaan kekerasan yang dialaminya pada Rabu (29/4/2026) dini hari

ART mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Penyalur ART bernama Nia Damanik bahkan sempat menghubungi Andre Taulany pada saat ia menerima laporan dugaan penganiayaan tersebut.

DUGAAN PENGANIAYAAN- Penyalur asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina (Erin), mantan istri Andre Taulany, membongkar dugaan penganiayaan, disuruh jongkok dan ditendang kepala
DUGAAN PENGANIAYAAN- Penyalur asisten rumah tangga (ART) Rien Wartia Trigina (Erin), mantan istri Andre Taulany, membongkar dugaan penganiayaan, disuruh jongkok dan ditendang kepala (Youtube/CUMICUMI)

Baca juga: Dicekik Hingga Dicaci, Hera ART Ngaku Sering Dianiaya Erin Disaksikan Anak Kedua Andre Taulany

Namun, sahabat komedian Sule itu enggan ikut campur masalah sang mantan istri karena sudah tidak ada hubungan lagi.

Meski begitu, Andre sempat menyarankan agar ART melaporkan Erin ke pihak berwajib jika memang mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

"Sebelum kita datang kan kita telepon Pak Andre dulu. Nah, kata Pak Andre, 'saya sudah enggak ada hubungan untuk ke sana'," ujar Nia, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (30/4/2026).

"'Kalau terjadi, ada bukti, ada ini, lapor aja ke polisi'. Datang baik-baik saya sama suami saya ke sananya," lanjutnya.

Nia Damanik justru mengaku dirinya diusir oleh pihak keamanan rumah Erin ketika hendak menjemput sang ART.

Bahkan, pihak Erin malah menantang untuk membuat laporan polisi.

"Terus kita diusir nih sama security. Saya bilang, 'Pak, kan kita ini sesuai yang dibilang. Kita baik-baik loh datang'," kata Nia. 

"Terus dibilang gini, 'Kalau mau ketemu saya, lapor dulu sama polisi', katanya. Terus ya udah kita turutin ya," sambungnya.

ART Ungkap Penganiayaan yang Diduga Dilakukan Erin

Mantan istri Andre Taulany itu dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang ART.

Laporan tersebut dibuat oleh seorang perempuan berinisial H pada Rabu (29/4/2026) dini hari.

Kini perlakuan keji yang diduga dilakukan Erin dibongkar oleh sang ART.

Penyalur ART, Nia Damanik mengungkap bahwa H sempat menghubungi dirinya di hari kejadian mendapat perlakuan tak menyenangkan dari Erin.

Saat itu, H meminta bantuan lantaran kepalanya dipukul menggunakan sapu.

"Kemarin itu kan jam 3 sore tuh, saya ditelepon kan, dia bilang gini 'Halo, kak', katanya 'Apa?' 'Tolongin saya'."

"'Dipukul apanya?' 'Kepala saya dipukul pakai sapu'," bebernya.

Tak langsung percaya dengan pengakuan H, Nia pun menanyakan kesalahan yang telah dilakukan ART tersebut.

Berdasakan keterangan H, ia menerima dugaan penganiayaan hanya karena telat menutup jendela.

"Terus saya bilang 'Bikin salah apa neng?' Katanya 'Enggak bikin salah',' kata Nia Damanik.

"'Entah cuman gara-gara telat nutup jendela' katanya," sambungnya.

Erin Laporkan Balik ART ke Polisi

Kasus ini bermula dari viralnya akun threads @niadamanik7 yang mengunggah kisah jika seorang wanita yang diduga adalah ART Erin setelah mendapatkan perlakuan kekerasan.

Usai viralnya tudingan tersebut, Erin memberikan bantahannya.

Erin mengaku memiliki bukti-bukti terkait tudingan tak berdasar yang ditujukan ke dirinya.

"Saya sudah mengetahui apa yang dilaporkan oleh penyalurnya itu dan saya punya bukti bukti semuanya, saya akan melaporkan balik," ucap Erin, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (30/4/2026).

Pada Rabu (29/4/2026) malam, Erin ditemani kuasa hukumnya mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan melaporkan balik atas dugaan pencemaran nama baik.

"Kita melaporkan karena adanya pencemaran nama baik dan fitnah dari klien kami yang mana dalam hal ini Mbak Erin," kata kuasa hukum Erin, Siti Hajar.

Ia membantah soal tudingan melakukan kekerasan terhadap ART.

Erin pun disebut menjadi korban fitnah dari akun tersebut.

"Dia dikatakan sebagai orang yang melakukan penganiayaan kekerasan, padahal tidak benar itu semua."

"Karena sesungguhnya justru menjadi korban dari fitnah dan pencemaran nama baik yang dilakukan dalam hal ini diduga oleh penyalurnya yang menurut cerita adalah disampaikan oleh ART-nya," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.