Kepala KSP Dudung Abdurachman Pastikan Presiden Prabowo Bakal Respons Aspirasi Demo Hari Buruh Besok
Adi Suhendi April 30, 2026 06:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman memastikan Presiden Prabowo Subianto akan merespons aspirasi yang disampaikan kelompok buruh dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat (1/5/2026) besok.

Hal ini disampaikan Dudung usai menghadiri Kongres Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) ke-VI kepada wartawan di Jakarta pada Kamis (30/4/2026).

Dudung menyatakan bahwa pemerintah senantiasa terbuka terhadap masukan dari masyarakat, khususnya para kelompok buruh.

Ia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang masuk akan ditampung untuk kemudian ditindaklanjuti oleh kepala negara.

"Saya yakin aspirasi dari buruh pasti juga akan didengar, ditampung, tentunya saya juga nanti akan hadir dan akan saya melihat dan mendengar bagaimana aspirasi mereka. Dan saya yakin Bapak Presiden pun akan merespons apa yang nanti akan disampaikan," ujar Dudung.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini juga mengimbau agar penyampaian aspirasi besok dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan. Ia berharap peringatan Hari Buruh dapat berlangsung tanpa mengganggu stabilitas keamanan nasional.

Baca juga: Presiden KSPSI: 400 Ribu Buruh Siap Ramaikan May Day Monas, Tak Gunakan Dana Negara

"Mudah-mudahan berjalan dengan kondusif, aman, lancar, dan kegiatan berjalan dengan baik. Saya rasa itu saja," tambahnya

Selain menyinggung soal Hari Buruh, Dudung mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap solid di tengah terpaan isu provokatif di media sosial.

Ia mengingatkan bahwa keberagaman bangsa Indonesia adalah modal utama pembangunan yang harus dijaga bersama.

Baca juga: Polisi Gelar Patroli Cegah Parkir Liar saat Peringatan May Day di Sekitar Monas Jakarta

“Saya yakin bahwa rakyat Indonesia ini menjunjung tinggi moralitas, menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur budaya bangsa,” ujarnya.

Klaim 400 Ribu Bakal Hadiri May Day

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea memperkirakan sebanyak 400.000 orang akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan digelar di lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Jumat (1/5/2026).

Andi Gani mengatakan, massa yang hadir terdiri dari 211.000 buruh ditambah elemen masyarakat lainnya.

"Akan dihadiri oleh 211.000 buruh dan juga akan dihadiri oleh elemen-elemen masyarakat lainnya. Jadi perkiraan massa akan mencapai 400.000 buruh," kata Andi Gani di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026).

Andi Gani mengungkapkan, peringatan May Day 2026 ini akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto.

"May Day akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Jam 8 pagi akan dilaksanakan di Monas," ujarnya. 

Massa, lanjut Andi Gani, akan mulai berkumpul pada pukul 07.00 WIB di Silang Monas.

Ia menyebut 99 persen konfederasi buruh akan hadir dalam perayaan tersebut.

Meskipun demikian, Andi Gani menyatakan penghormatan terhadap serikat pekerja yang memilih menggelar kegiatan di lokasi lain.

"Kalaupun ada kawan-kawan yang melaksanakan kegiatan lain di luar Monas, kami tetap menghormati dan menghargai sikap tersebut. Tetapi tentu tidak mengurangi hakikat persatuan dan kesatuan buruh," tuturnya. 

Pada peringatan May Day kali ini, Andi Gani menyebutkan bahwa Presiden Prabowo akan memberikan kejutan istimewa bagi para buruh.

"Beliau (Prabowo) saya mendengar akan memberikan sesuatu yang istimewa untuk buruh Indonesia pada saat pidatonya tanggal 1 Mei 2026," ucapnya. 

Ia mengungkapkan, tahun ini 25 pimpinan konfederasi buruh akan hadir bersama Presiden Prabowo di panggung.

"Kalau tahun lalu hanya empat pimpinan buruh, tahun ini 25 pimpinan konfederasi buruh akan bersama-sama duduk dan berdiri bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto," imbuhnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.