- Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah memisahkan ruang observasi jemaah haji perempuan dan laki-laki.
Hal itu disampaikan Kepala KKHI Makkah, dr Mohammad Rizki Akbar pada Selasa (28/4).
Ia menyebut pemisahan ruang observasi ini sebagai bagian dari pelayanan haji ramah wanita.
Dengan pemisahan ruang observasi tersebut diharapkan jemaah merasa jauh lebih nyaman.
"Kita harapan jemaah menjadi jauh lebih nyaman dengan ruang perawatan yang tersendiri terpisah dari jemaah laki dan perempuan," kata dr Riski.
Kemudian, pemisahan ruang observasi ini disesuaikan dengan kebijakan dari pemerintah Arab Saudi.
Meski begitu, tidak ada perbedaan layanan kesehatan yang diterima jemaah laki-laki dan perempuan.
Adapun berdasarkan pantauan tim Tribunnews, ruang observasi bagi jemaah laki-laki tersedia lima unit kasur.
Sedangkan, ruang observasi jemaah perempuan juga tedapat lima kasur dan disediakan satu bed cadangan.