TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Tak ada kata puas. Itulah yang terpatri pada Striker naturalisasi Alberto Goncalves.
Ia menegaskan tekad PSIS Semarang untuk menutup kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 dengan kemenangan saat menghadapi tuan rumah PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (3/5/2026) mendatang.
Meski Mahesa Jenar sudah memastikan lolos dari play-off degradasi, pemain yang akrab disapa Beto itu menekankan pentingnya menjaga profesionalisme hingga laga terakhir.
“Kita memang sudah lolos dari play off degradasi, tapi masih ada satu pertandingan. Sebagai profesional kita harus datang dengan ambisi meraih kemenangan dan mengakhiri kompetisi dengan baik,” ujar Beto, Kamis (30/4/2026).
Ia juga mengungkapkan perjalanan tim yang sempat berada dalam kondisi sulit sebelum akhirnya bangkit di paruh akhir musim.
Kehadiran sejumlah pemain baru terutama tiga wajah naturalisasi yang hijrah dari Persela Lamongan disebutnya turut mendongkrak motivasi tim.
“Kita tahu, awal memang ada di bawah. Teman-teman waktu kita ke sini mungkin kurang semangat, kemudian saya, Dutra, dan Vizcarra datang dari Persela untuk bantu tim. Sekarang motivasi sudah lebih baik,” jelasnya.
Terkait kondisi fisiknya, Beto mengakui masih merasakan gangguan pada otot paha belakang kiri yang ia dapatkan saat laga melawan Kendal Tornado FC.
Baca juga: Bonus Besar Menanti Pemain PSIS Jika Kalahkan PSS Sleman
Namun, ia optimistis bisa pulih tepat waktu.
“Kondisi saya masih terasa sedikit di otot paha belakang kiri. Tapi saya harap hari Minggu nanti sudah lebih baik dan saya siap main,” katanya.
Sebagai penyerang, Beto tetap memasang target pribadi untuk mencetak gol. Namun, ia menegaskan kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama.
“Target pribadi saya, sebagai striker tentu ingin main dan cetak gol. Tapi yang terpenting membantu tim meraih kemenangan,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih PSIS Kas Hartadi memastikan timnya tetap tampil serius meski hasil laga tak lagi menentukan posisi akhir.
“Kita tetap main full tim. Kita harus main normal dan meraih yang terbaik. Memang lebih lepas, tapi tetap fight,” ujarnya.
Dari sisi manajemen, COO PSIS Fariz Julinar turut memberi dorongan tambahan dengan menjanjikan bonus besar jika tim mampu membawa pulang kemenangan dari Sleman.
“Walaupun hasil akhir tidak berpengaruh, saya tekankan ke pemain laga ini harus dituntaskan dengan kemenangan. Manajemen sudah siapkan bonus spesial jika bisa mengalahkan PSS di kandangnya,” kata Fariz.