TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor bersama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor menandatangani nota kesepahaman (MoU) pelaksanaan sensus pelanggan tahap II di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Kamis (30/4/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, bersama Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan.
Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Layanan dan Bisnis Perumda Tirta Pakuan dengan Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Bogor.
Yantie Rachim mengatakan, penandatanganan kerja sama merupakan langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Perumda Tirta Pakuan dan TP PKK Kota Bogor dalam mendukung pencapaian target pendataan pelanggan secara akurat dan komprehensif.
"Kerja sama ini menjadi wujud nyata sinergi antara lembaga pelayanan publik dan gerakan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. PKK Kota Bogor senantiasa bersemangat mendukung Pemerintah Kota Bogor menjadi lebih baik, dan para kader dapat mewujudkannya melalui kegiatan ini," ujar Yantie Rachim.
Melalui kerja sama tersebut, kader PKK, khususnya kader dasawisma, akan berperan aktif membantu proses pengumpulan data di tingkat keluarga.
Dengan jangkauan kader yang langsung menyentuh masyarakat hingga tingkat rumah tangga, proses pendataan diharapkan berjalan lebih efektif, valid, dan menyeluruh.
Selain mendukung program Perumda Tirta Pakuan, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran kader PKK sebagai mitra pembangunan daerah.
Tidak hanya menjalankan fungsi sosial, kader PKK juga didorong menjadi agen perubahan yang memiliki kapasitas dalam pendataan, komunikasi sosial, serta pemanfaatan data untuk perencanaan program.
"Kami meyakini kolaborasi ini semakin memperkuat peran kader dasawisma sebagai ujung tombak gerakan PKK di tengah masyarakat, sekaligus menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi dengan mitra pembangunan dapat memberikan dampak berkelanjutan," kata Yantie Rachim.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus berjalan dan berkembang, sehingga TP PKK semakin kokoh sebagai mitra strategis pembangunan berbasis data, dengan setiap langkah yang dilakukan lebih terukur, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, menyampaikan bahwa kader PKK merupakan pahlawan keluarga yang selama ini terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Bogor, salah satunya melalui penguatan sektor keluarga.
"Dalam memberikan pelayanan, Perumda Tirta Pakuan memiliki kesamaan dengan PKK Kota Bogor, yakni sama-sama bersentuhan langsung dengan keluarga. Karena itu, kami menilai kolaborasi ini menjadi langkah yang baik agar program yang dijalankan dapat berjalan beriringan," ujar Rino Indira Gusniawan.
Melalui kerja sama ini, lanjut Rino, kedua pihak juga dapat bersama-sama meningkatkan perhatian terhadap kualitas air dan kualitas lingkungan, sekaligus memperkuat hubungan dengan keluarga dan masyarakat demi mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang nyaman untuk dihuni.(*)