Kabel Menjuntai Lukai Pengendara Motor di Kota Bogor, Pemkot Klaim Sudah Ingatkan PLN
Ardhi Sanjaya May 01, 2026 12:04 PM

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Kabel menjuntai di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan RS Salak Kota Bogor memakan korban pada Jumat (1/5/2026) pagi tadi.

Pemotor asal Cicurug Sukabumi yang hendak menuju Tangerang terjatuh dan tangan serta lehernya lecet sampai memar.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengklaim sudah sering melakukan penataan kabel udara.

“Iya (sudah penataan),” kata Kepala Dinas PUPR Kota Bogor Juniarti Estiningsih kepada TribunnewsBogor.com.

Pemkot juga sudah sering mengingatkan dan meminta PLN agar melakukan penertiban.

Kabel-kabel yang semrawut diharapkan segera dibereskan.

“Kami sudah sampaikan ke tim PLN untuk cek semua kabel  pelintasan. Pastikan untuk keamanan pengguna jalan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, penataan kabel oleh Pemkot memang sudah sering dilakukan.

Di Jalan Jenderal Sudirman, Pemkot melakukan penataan pada bulan lalu tepatnya di sekitaran Taman Peranginan.

Penertiban dipimpin langsung oleh Wali Kota Bogor Dedie Rachim.

Saat itu ia mengatakan, penataan kabel udara ini bagian dari upaya mewujudkan kota yang lebih tertib serta rapi dan nyaman sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

“Ini bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bogor untuk menata Kota Bogor supaya lebih ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Salah satunya yang disampaikan dalam arahan Pak Presiden selain penataan billboard dan videotron, beliau sampaikan juga penataan kabel atas,” kata Dedie Rachim.

Ia menjelaskan bahwa Pemkot Bogor telah bekerja sama dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) sejak tahun 2022 dalam pelaksanaan program penurunan kabel udara.

Kerjasama yang terjalin ini telah menurunkan hampir 16 kilometer kabel udara dengan melibatkan berbagai provider dan operator telekomunikasi. 

“Alhamdulillah sejak tahun 2022 kita sudah menurunkan hampir 16 kilometer kabel udara. Tahun ini ada target total 32 kilometer, namun pelaksanaannya kita prioritaskan sekitar 10 sampai 15 kilometer,” jelasnya.

Dedie Rachim mengungkapkan bahwa penataan kabel udara ini dibagi ke dalam enam segmen dan akan dilakukan secara bertahap. 

Selain itu, pelaksanaan penataan di Jalan Sudirman memerlukan koordinasi lintas instansi, karena merupakan jalan dengan kewenangan pemerintah provinsi.

“Ada enam segmen jalur ya, dan untuk jalan ini koordinasinya cukup lama karena ini jalan provinsi, sehingga kami harus mendapatkan rekomendasi dari pemerintah provinsi dan alhamdulillah sudah keluar,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa program penataan ini akan terus berlanjut di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Saleh Bustaman, Jalan Siliwangi, hingga Jalan Saleh Danasasmita. 

“Ini bagian dari komitmen kita untuk terus menata Bogor lebih baik lagi,” tegasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.