Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Halte di depan SMP Negeri 1 Badar tepatnya di Jalan Kutacane-Blangkejeren Desa Deleng Megakhe, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara, rusak parah.
Kondisi atap halte bocor sehingga menyulitkan para pelajar untuk duduk menunggu angkutan umum.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh Tenggara, Jamrin Desky, Jumat (1/5/2026) mengatakan, prasarana halte angkutan umum di Aceh Tenggara semuanya milik Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh.
Maka, kerusakan itu tidak bisa diperbaiki pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.
Sementara itu, Kepala SMPN 1 Badar, Elidja Magdja SPd MPd, mengatakan halte itu sudah lama rusak dan atapnya terancam ambruk dan kebocoran atapnya juga sudah semakin lebar.
Kondisi ini membuat pelajar yang menunggu angkutan umum di lokasi itu menjadi tidak nyaman, karena selain panas juga basah ketika musim hujan.
"Kami minta pak Gubernur Aceh perintahkan Dishub Aceh memperbaiki sarana prasarana halte yang ada di Aceh Tenggara khususnya di depan SMPN 1 Badar," pintanya.
Kepala SMPN 1 Badar, Elidja Magdja mengatakan setiap hari sepulang sekolah banyak pelajar yang menunggu angkutan umum di halte tersebut.
"Mereka duduk di halte itu menunggu angkutan umum setiap hari," katanya yang menyebutkan jumlah pelajar di SMP itu sebanyak 578 orang per Agustus 2025.
Sementara itu sejumlah pelajar SMPN 1 Badar berharap kepada Gubernur Aceh dan Anggota DPRA Dapil 8 untuk memperbaiki sarana prasarana halte yang ada di depan sekolahnya dan lokasi lainnya. (*)
Baca juga: Prakiraan Cuaca Aceh Tenggara Besok 1 Mei 2026, Ini Daftar Kecamatan yang Diguyur Hujan
Baca juga: Toilet SMP Negeri 1 Badar Aceh Tenggara Terbengkalai Bertahun-tahun
Baca juga: 30 Siswa SMAN 1 Badar Aceh Tenggara Lulus SNBP, Dapat Dukungan Biaya Keberangkatan Kuliah