Musda Demokrat Sumsel Sahkan Cik Ujang Jadi Calon Tunggal Ketua, AHY Perintahkan Perkuat 3 Pilar
Shinta Dwi Anggraini May 01, 2026 01:32 PM

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Hotel Aryaduta, Palembang, Kamis (30/4/2026) malam.

Dalam arahannya yang disampaikan melalui telekonferensi, AHY menekankan bahwa Musda V Demokrat Sumsel merupakan momentum strategis untuk memperkuat fondasi partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029. Mengusung tema besar “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”.

AHY menggarisbawahi tiga pilar utama yang harus dijalankan secara terpadu oleh seluruh kader.

Pertama, rapatkan barisan. AHY menekankan bahwa soliditas internal adalah kunci utama keberhasilan partai.

Ia mengingatkan agar Musda menjadi ajang pemersatu, bukan sumber perpecahan.

"Tanpa kebersamaan dan kerja bersama, tidak mungkin kita menjadi partai yang sukses. Perbedaan adalah hal yang wajar dalam politik, tetapi jangan sampai melukai rumah sendiri,” katanya.

Kedua, bangun kekuatan. Menurut AHY, kekuatan partai ditentukan oleh kualitas organisasi serta kader yang militan dan kompeten.

Ia mendorong seluruh kader untuk tetap tangguh menghadapi dinamika politik.

Ketiga, rebut kemenangan. AHY menyoroti posisi strategis Sumatera Selatan yang memiliki basis pemilih sangat signifikan.

Ia menilai kerja kolektif dan penguatan akar rumput menjadi kunci dalam merebut hati dan pikiran rakyat.

“Pastikan bahwa sampai ke desa-desa, kelurahan-kelurahan, bahkan masyarakat yang ada di akar rumput mengetahui bahwa Demokrat tetap eksis dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama melalui kader-kader kita yang diamanahi jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.

"Rebut kemenangan, rebut hati dan pikiran rakyat kita. Mengapa saya menggunakan kata rebut? Karena memang kita harus aktif. Bukan menunggu orang menyukai kita, bukan menunggu agar masyarakat kenal dengan Demokrat agar memilih kita, tapi kitalah yang punya kebutuhan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat guna memenangkan suara mereka pada Pemilu 2029," tuturnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, didampingi jajaran pengurus DPP Partai Demokrat. Turut hadir Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, beserta jajaran, serta para Ketua DPC Partai Demokrat se-Sumsel.

Sementara itu, Musda ke-V Partai Demokrat Sumsel tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie, beserta Wakil Ketua DPRD Sumsel Raden Gempita, H. Nopianto, dan Ilyas Panji Alam.

Hadir pula pimpinan partai politik di Sumsel seperti Ketua DPW PKB Sumsel H. Nasrul Halim, Ketua DPW PKS Sumsel Baharuddin, pimpinan parpol lainnya, serta jajaran Forkopimda Sumsel.

Dalam forum tersebut, ditetapkan calon tunggal yang memenuhi syarat dan mendapat dukungan penuh seluruh DPC se-Sumsel, yaitu Cik Ujang.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menegaskan bahwa Musda ini merupakan proses demokrasi lima tahunan untuk memilih Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang masa jabatannya telah habis.

"Hari ini adalah proses demokrasi lima tahunan di Partai Demokrat untuk memilih ketua dewan pimpinan daerah atau ketua di tingkat provinsi, yaitu Musyawarah Daerah kelima Partai Demokrat Provinsi Sumatera Selatan. Masa jabatan sudah habis lima tahun dan akan dipilih kembali," ujar Herman Khaeron di hadapan peserta Musda.

Menurut Herman Khaeron, meskipun dalam Musda ini pilihan mengerucut ke satu nama, yakni Cik Ujang, namun jika ada kandidat lain, proses di tingkat DPP akan berlangsung panjang melalui sidang-sidang.

"DPP akan mengambil alih fungsi agar tidak ada kekosongan di provinsi. Kami tunggu, mudah-mudahan ada kabar baik, dan kami akan memproses cepat sehingga tidak ada kekosongan di Provinsi Sumatera Selatan," tegasnya.

Sekjen DPP juga mengingatkan pentingnya kesetiaan, persatuan, dan soliditas di internal partai. Ia mencontohkan bahwa secara nasional, Partai Demokrat telah melaksanakan Musda di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota.

Herman Khaeron menambahkan bahwa Musda ini menjadi fondasi penting untuk meraih kemenangan.

"Untuk meraih kemenangan, kita harus solid dan kuat. Tadi Pak Gubernur juga meyakinkan kita semua bahwa kepemimpinan itu kuat, tetapi dalam proses demokrasi tersebut tetap memperkenalkan kepada pemilik suara untuk menentukan target," tukasnya.

Di sisi lain, Ketua DPD Partai Demokrat Sumsel demisioner yang juga calon tunggal Ketua DPD, Cik Ujang, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran jalannya Musda sekaligus menegaskan target besar partai pada pemilu mendatang.

"Alhamdulillah, seluruh kegiatan ini berjalan dengan baik," ujar Cik Ujang.

Ia menyatakan bahwa Partai Demokrat Sumsel harus terus meningkatkan pencapaian. Target utamanya adalah menambah perolehan kursi di semua lini.

"Pokoknya di pemilu ke depan, kita harus meningkatkan perolehan kursi di seluruh kabupaten/kota, DPRD Provinsi Sumatera Selatan, hingga DPR pusat," tegasnya.

Musda V ini menjadi momentum strategis bagi Partai Demokrat Sumsel untuk memperkuat struktur dan konsolidasi internal demi menghadapi kontestasi politik mendatang.

Cik Ujang optimistis dengan kerja keras seluruh kader dan pengurus, target peningkatan kursi tersebut bisa tercapai.

"Kita akan bekerja maksimal. Insyaallah, Partai Demokrat Sumsel bangkit dan meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya," pungkasnya.

 

(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.