TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta menatap serius empat pertandingan tersisa di kompetisi kasta teratas Super League.
Tim berjuluk Macan Kemayoran itu kini memasuki fase krusial musim dengan empat pertandingan tersisa.
Empat laga itu akan sangat menentukan posisi akhir mereka di klasemen Super League.
Bek Persija, Shayne Pattynama, menilai kemenangan telak di laga terakhir menjadi modal penting untuk menghadapi sisa kompetisi.
Ia menyebut, setiap pertandingan ke depan harus diperlakukan layaknya partai final.
“Masih ada empat pertandingan lagi, dan itu seperti empat final bagi kami,” ujar Shayne Pattynama dikutip dari laman Persija, Jumat (1/5/2026).
Pernyataan tersebut mencerminkan keseriusan Persija dalam menjaga konsistensi performa.
Kemenangan tanpa kebobolan menunjukkan keseimbangan tim, baik saat bertahan maupun menyerang.
Di bawah arahan pelatih Mauricio Souza, Persija mulai menunjukkan permainan yang lebih terorganisir.
Lini belakang tampil disiplin dan minim kesalahan, sementara sektor depan mampu memanfaatkan peluang dengan efektif.
Empat gol tanpa balas ke gawang Persis menjadi bukti konkret bahwa strategi tim berjalan sesuai rencana.
Permainan kolektif yang ditampilkan membuat Persija tampil dominan sepanjang laga.
Sementara itu, bek sayap muda Dony Tri Pamungkas menegaskan bahwa tim tidak ingin terlena dengan hasil besar tersebut.
Ia memilih pendekatan realistis dengan fokus menghadapi setiap pertandingan secara bertahap.
“Sisa empat pertandingan lagi, tetapi kami fokus satu pertandingan demi satu pertandingan untuk memenangkan pertandingan,” tutur Dony.
Pendekatan ini dinilai penting mengingat setiap lawan di sisa musim memiliki karakter dan tantangan berbeda.
Persija akan menghadapi rangkaian laga berat dalam waktu berdekatan.
Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persijap Jepara pada 4 Mei 2026, sebelum menjalani laga panas kontra Persib Bandung pada 10 Mei.
Setelah itu, Macan Kemayoran kembali melakoni laga tandang melawan Persik Kediri pada 16 Mei, dan menutup musim dengan menjamu Semen Padang FC pada 23 Mei 2026.
Dengan empat laga tersisa, peluang Persija untuk mengamankan poin maksimal masih terbuka lebar.
Namun, konsistensi dan fokus akan menjadi kunci utama jika mereka ingin menutup musim dengan hasil sempurna.
Baca juga: Nuansa Serba Merah, Buruh Gebrak Long March di Depan DPR Sambil Bawa Replika Tikus dan Rudal
Baca juga: 15 Tahun Jadi Buruh Harian Lepas, Maya Tetap Bertahan Tanpa Jaminan: Kerja Dibayar, Tidak Ya Tidak
Baca juga: Tragedi Bobotoh Diteror di Perjalanan Pulang, 3 Bus Dilempari Benda Keras Usai Dukung Persib