Seleksi Pimpinan Baznas Sijunjung Masuk Tahap Krusial, Bupati Tekankan Profesionalitas
Fajar Alfaridho Herman May 02, 2026 11:01 AM

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG – Sebanyak 12 peserta Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung untuk masa bakti periode 2026–2031 yang dinyatakan lolos seleksi administrasi mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) yang digelar di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Sijunjung pada Kamis (30/4/2026) lalu.

Proses seleksi ini dibuka langsung oleh Kasi Binmas Kemenag Sijunjung, Yoni Hendra, yang juga bertindak sebagai unsur Tim Panitia Seleksi (Pansel).

Rangkaian Tes dan Komposisi Soal

Yoni Hendra menjelaskan bahwa tahapan kali ini dirancang untuk menyaring figur yang memiliki ketajaman berpikir serta integritas tinggi.

"Para peserta menjalani Tes Kompetensi Dasar berbasis CAT dengan total 100 soal. Waktu yang disediakan panitia adalah dua jam," ujar Yoni Hendra, Sabtu (2/5/2026).

Baca juga: 12 Nama Lolos Seleksi Administrasi Baznas Sijunjung, Siap Berebut Kursi Pimpinan Periode 2026-2031

Tidak berhenti di sana, setelah menyelesaikan ujian digital, para peserta langsung ditantang untuk menuangkan gagasan masing-masing dalam bentuk penulisan makalah.

"Penulisan makalah ini bertujuan untuk membedah kemampuan analisis, visi, serta inovasi yang ditawarkan calon dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di Sijunjung," tambahnya.

Tahapan Keenam dari Proses Panjang

Yoni memaparkan bahwa agenda di SMA Negeri 2 Sijunjung ini merupakan tahapan keenam dari seluruh rangkaian proses seleksi yang telah disusun secara sistematis.

Dimulai dari pembentukan tim seleksi, rapat koordinasi persiapan, pengumuman terbuka, hingga verifikasi administrasi yang ketat.

"Sesuai teknisnya, hari ini adalah pertemuan perdana secara fisik antara peserta dengan tim pansel yang terdiri dari tiga unsur utama," jelasnya.

Adapun Tim Pansel tersebut meliputi unsur pemerintah yang diketuai Plh Sekdakab Sijunjung, Jaheri, unsur Kementerian Agama oleh Yoni Hendra, serta unsur ulama yang diwakili Ketua MUI Sijunjung, Sukri Rahmad.

Baca juga: Bupati Sijunjung Tegaskan Gaji Guru P3K Jadi Prioritas, Pemkab Sijunjung Percepat Pemangkasan Perda

Sementara itu, Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir yang meninjau langsung jalannya seleksi menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar rutinitas pergantian jabatan.

Menurutnya, seleksi pimpinan Baznas adalah langkah strategis untuk memperkuat fondasi tata kelola lembaga umat agar semakin profesional.

"Hal yang paling prinsipil bukan soal siapa yang akan menggantikan siapa, melainkan bagaimana membawa tata kelola Baznas Sijunjung ke level yang lebih baik lagi," tegas Benny Dwifa.

Ia menekankan bahwa Baznas memiliki peran ganda, yakni sebagai penghimpun dana umat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyelesaikan problem sosial.

Fokus pada Ekonomi dan Sosial

Benny berharap pimpinan yang terpilih nantinya mampu membawa Baznas tidak hanya sekadar lembaga penyalur bantuan, tetapi pendorong kemandirian ekonomi.

"Pengelolaan zakat harus berdimensi sosial dan ekonomi. Dampaknya harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama dalam pengentasan kemiskinan," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Benny juga memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran pimpinan Baznas periode 2021–2026 di bawah kepemimpinan, Hidayatullah.

Ia menilai, selama lima tahun terakhir, kepercayaan publik terhadap Baznas Sijunjung meningkat pesat berkat sinergi yang apik dengan pemerintah daerah.

Baca juga: Mudahkan Urusan Adminduk, Pemkab Sijunjung dan PN Muaro Teken MoU Kerja Sama

Agenda seleksi ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkab dan Kemenag Sijunjung.

Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Sijunjung Okto Verisman, Sekda Jaheri, serta Plt Kabag Kesra selaku Ketua Sekretariat Tim Seleksi, Admiriska, SAP.

Selain itu, Ketua Baznas periode berjalan, Hidayatullah, turut hadir memberikan dukungan moral bagi jalannya regenerasi kepemimpinan lembaga tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.