TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL – Semangat "Papua Jaya di Timur Indonesia" menggema di sepanjang jalan Desa Sidomulyo, Kecamatan Cepiring, Kendal, Kamis (2/5/2026).
Ratusan siswa SDN 2 Sidomulyo menggelar karnaval budaya unik dengan memanfaatkan kreativitas bahan daur ulang untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).
Kreativitas Kostum dari Rafia dan Bulu Ayam
Karnaval ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Untuk menyukseskan tema Papua, para wali murid secara swadaya membuat kostum rumbai dari tali rafia serta hiasan ikat kepala dari bulu ayam.
Kehadiran 191 siswa yang mengenakan kostum tradisional tersebut menciptakan pemandangan artistik saat mereka berkeliling desa.
Kepala Sekolah SDN 2 Sidomulyo, Supri, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para wali murid. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada wali murid yang begitu semangat mensukseskan karnaval hari ini. Dukungan mereka sangat luar biasa," ujar Supri.
Aksi Drumband dan Tarian di Balai Desa
Kemeriahan semakin memuncak dengan iringan Drumband Gita Pesona Ceria yang mengawal barisan peserta.
Saat tiba di depan Kantor Balai Desa Sidomulyo, sebanyak 11 guru dan karyawan sekolah memberikan kejutan dengan melakukan displai tarian Papua diiringi lagu "Yamko Rambe Yamko".
Baca juga: Peringatan Hardiknas di Banyumas: Bupati Sadewo Ajak Guru Hidup Sehat dan Bahagia Lewat Olahraga
Baca juga: Hampir 1.000 Penari Ramaikan Banyumas Ngibing 24 Jam: Libatkan 90 Komunitas, Ada dari Mancanegara
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Desa setempat. Pihak sekolah menyampaikan rasa terima kasih kepada Ibu Kepala Desa Sidomulyo yang telah memberikan kesempatan bagi para siswa untuk tampil dan memeriahkan suasana kampung.
Meneladani Ki Hajar Dewantara
Sebelum karnaval dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional.
Dalam amanatnya selaku pembina upacara, Supri menekankan pentingnya pembentukan karakter bagi generasi muda.
"Semoga murid-murid SDN 2 Sidomulyo dapat menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan cerdas, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Bapak Pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara," tegasnya dalam pesan tertulis yang disampaikan kepada siswa.
Kegiatan Hardiknas ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremoni, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebhinekaan melalui pengenalan budaya Papua sejak dini kepada para siswa. (aji)