Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan
POS-KUPANG.COM, KUPANG – Suasana Car Free Day (CFD) El Tari, Kota Kupang, Sabtu (2/5/2026) pagi, mendadak semarak dengan kehadiran ratusan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Citra Bangsa (FKIP UCB).
Mereka turun ke jalan mengenakan kain tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur dalam sebuah pergelaran bertajuk FKIP Fashion Street.
Kegiatan ini digelar untuk merayakan dua momen penting sekaligus, yakni Dies Natalis ke-7 Universitas Citra Bangsa dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Lebih dari 100 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Baca juga: Fakultas Kedokteran UCB Kupang Kembali Gelar Open House untuk Siswa SMA, Ini Tujuannya
Para mahasiswa tampil memukau dengan berbagai gaya. Sebagian memadukan tenun ikat dengan sentuhan modern yang kreatif, sementara lainnya tetap mempertahankan keaslian busana tradisional yang sarat nilai budaya.
Penampilan mereka semakin meriah dengan tarian massal energik yang mengubah trotoar CFD El Tari Kupang menjadi panggung budaya NTT.
Antusiasme masyarakat pun terlihat jelas. Warga yang sedang menikmati hari bebas kendaraan berhenti untuk menyaksikan pertunjukan, ikut bergoyang, hingga mengabadikan momen dengan ponsel mereka.
Bahkan, tak sedikit yang mengajak para peserta untuk berfoto bersama. Selama hampir dua jam, kegiatan ini menjelma menjadi pesta rakyat yang penuh kehangatan dan kebersamaan.
Baca juga: Wali Kota Kupang Dorong Lahirnya Dokter Unggul dan Berkarakter di Fakultas Kedokteran UCB Kupang
Acara dibuka oleh Wakil Dekan II FKIP UCB, Dr. Lanny Isabela D. Koroh, M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan penting kepada para calon pendidik.
Menurutnya, seorang guru tidak hanya dituntut cakap dalam mengajar, tetapi juga harus mampu mengenali dirinya sendiri, mulai dari bakat, minat, hingga jati diri, agar dapat menggali potensi peserta didik secara optimal.
Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghargai di tengah keberagaman, mengingat Nusa Tenggara Timur merupakan daerah yang kaya akan ragam budaya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor III UCB, Jon Einstein, Ketua Prodi PGSD Yulsi Nitte, Ketua Prodi PBI Viki Feka, serta jajaran dosen FKIP UCB Kupang.
Kehadiran pimpinan kampus menjadi bukti dukungan institusi terhadap pengembangan kreativitas dan karakter mahasiswa, tidak hanya di dalam, tetapi juga di luar ruang kuliah.
Kegiatan ditutup dengan jalan santai bersama mengelilingi area CFD. Pawai ratusan insan pendidikan berbalut tenun ikat tersebut tidak sekadar menjadi tontonan menarik, tetapi juga menjadi simbol bahwa semangat Hardiknas dan Dies Natalis kampus mampu hadir di tengah masyarakat, hidup, bergerak, dan memberi inspirasi bagi Kota Kupang. (uan)