Hujan Deras Mengguyur Semarang Night Carnival, Warga Tetap Antusias Saksikan Peserta Menari
rival al manaf May 02, 2026 09:14 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Hujan deras yang disertai petir tidak menyurutkan kemeriahan Semarang Night Carnival (SNC) 2026 di depan Balaikota Semarang, Sabtu (2/5/2026) malam.

Di tengah guyuran hujan, para peserta tetap tampil total, menari dan berparade dengan kostum warna-warni.

Aksi mereka justru mengundang decak kagum ribuan warga yang memadati sisi kanan dan kiri jalan.

Baca juga: Prediksi PSS Sleman vs PSIS Semarang, Mahesa Jenar Tetap Bidik 3 Poin

Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Pria Nekat Bergelantungan di Mobil Hingga Viral

Pantauan Tribun Jateng di lokasi, sejauh memandang rute depan Balaikota Semarang hingga mendekati destinasi wisata Lawang Sewu, tampak dipadati penonton di sepanjang trotoar. 

Tampak acara dimulai sekitar pukul 18.40 WIB. Suasana sudah dipenuhi sorak sorai penonton.

Meski basah kuyup, para penampil dari berbagai negara tetap menunjukkan semangat dengan menghadirkan koreografi yang enerjik dan atraktif di depan Balaikota.

Warga dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan jalannya acara. Mereka rela berdiri berjam-jam demi melihat langsung parade budaya yang menjadi puncak perayaan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang tersebut.

Satu di antara penonton, Yuniarti (54), warga Semarang Tengah datang bersama lima anggota keluarganya.

Ia mengaku sudah menunggu sejak pukul 18.00 WIB untuk mendapatkan tempat yang bisa menyaksikan langsung pertunjukan.

"Setiap tahun mengikuti. Ini hadi tontonan menarik bagi anak cucu saya," ungkap Yuniarti ditemui Tribun Jateng di sela menonton.

Menurut Yuniarti, SNC selalu menjadi agenda yang dinanti karena menyuguhkan hiburan sekaligus edukasi budaya. Ia pun menyebut Semarang kerap menghadirkan berbagai acara menarik di momen penting.

"Sebelumnya juga ada ogoh-ogoh saat Paskah. Tadi kami sempat naik bus Trans (Semarang) ke arah kebun binatang Mangkang (Semarang Zoo), gratis," tambahnya.

Meski sempat terjebak kemacetan saat menuju lokasi acara, hal tersebut tidak mengurangi semangatnya untuk menyaksikan karnaval.

"Bagus. Semarang selalu banyak hiburan. Setiap momen penting ada perayannya," kesannya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut SNC 2026 telah menjadi ajang bertaraf internasional. Hal itu terlihat dari keikutsertaan perwakilan dari 23 negara serta sejumlah daerah di Indonesia.

“Semarang Night Carnival ini adalah event internasional. Ini dari Kementerian Kebudayaan hadir nih. Terus ini dari beberapa kabupaten/kota yang lain ini juga hadir," sebut Agustina.

Selain menghadirkan parade budaya, rangkaian acara juga akan dimeriahkan hiburan musik di Simpanglima.

“Nantinya ada di Simpanglima. Kita mau nonton Band Wali. Kita nonton bareng," imbuhnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, baik dari luar negeri maupun dari berbagai daerah di Indonesia yang turut berpartisipasi dalam karnaval tersebut.

"Saya sampaikan setinggi-tingginya kepada para peserta yang dari luar negeri dan terutama dari Pasuruan, dari Solo, dari Grobogan, dan dari yang lain-lainnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, Agustina menyoroti aspek kreativitas dalam pembuatan kostum karnaval yang banyak memanfaatkan bahan bekas atau sisa material. Menurutnya, hal ini bukan sekadar mengurangi limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat.

"Ini rencananya kita di Galeri Kota Semarang di Kota Lama. Nah, yang di belakangnya Klitikan itu akan kita perbaiki sedikitlah. Lalu kita akan membuat display mengenai baju-baju karnaval yang berasal dari sisa-sisa bahan," jelasnya.

Ke depan, ia berharap SNC dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku kreatif lokal untuk berkembang di industri ekonomi kreatif.

“Mungkin ini bisa menjadi salah satu pintu bagi warga Kota Semarang yang ingin masuk ke dalam industri ekonomi kreatif. Jadi membuat suatu barang menjadi barang yang lebih berharga. Ini menjadi sebuah karya seni, karya seni tidak hanya didiamkan, tetapi diberikan ruang untuk bisa tampil. Siapa tahu suatu hari ini ada deal lain dari bisnis dan lain sebagainya yang bisa diterobos oleh teman-teman kreatif di Kota Semarang," imbuhnya. (idy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.