Mikel Arteta Selipkan Sindiran saat Puji Kualitas Pertandingan PSG Vs Bayern Muenchen
Raka Kisdiyatma Galih May 02, 2026 10:33 PM

THOMAS COEX/AFP
Mikel Arteta mengomentari hasil pertandingan PSG vs Bayern Muenchen di Liga Champions.

BOLASPORT.COM - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyelipkan sindiran dalam pujiannya untuk kualitas pertandingan Paris Saint-Germain (PSG) versus Bayern Muenchen di Liga Champions.

Liga Champions tengah pekan kemarin menyajikan salah satu pertandingan terbaik dalam sejarah.

Duel panas yang mempertemukan PSG melawan Bayern Muenchen di Parc des Princes pada Rabu dini hari kemarin menjadi buah bibir setelah menghasilkan drama sembilan gol.

Pertarungan sengit pada leg pertama babak semifinal tersebut berakhir dengan skor ketat 5-4 untuk kemenangan dramatis tuan rumah.

Pertandingan dimulai dengan tensi tinggi saat Bayern Muenchen sukses membuka keunggulan lebih dulu melalui eksekusi penalti Harry Kane.

Namun, keunggulan raksasa Jerman tersebut tidak bertahan lama karena PSG merespons dengan intensitas luar biasa.

Dalam kurun waktu hanya 16 menit, klub asal Paris tersebut berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 berkat gol-gol dari Khvicha Kvaratskhelia dan Joao Neves yang memanfaatkan celah di lini pertahanan tim tamu.

Jual beli serangan terus berlanjut ketika Michael Olise sempat menyamakan kedudukan bagi Muenchen.

Namun, Ousmane Dembele memastikan PSG menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2 lewat titik putih.

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tidak sedikit pun menurun.

Masing-masing tim kembali mencetak dua gol tambahan.

PSG sempat memperlebar jarak melalui aksi gemilang Kvaratskhelia dan Dembele, sementara Bayern tetap memberikan perlawanan sengit hingga menit akhir melalui gol dari Dayot Upamecano dan Luis Diaz.

Kualitas luar biasa dari pertandingan ini mendapat komentar dari pelatih Arsenal, Mikel Arteta.

Dalam konferensi pers menjelang laga Liga Inggris melawan Fulham, Sabtu (2/5/2026), Arteta menyatakan ketakjubannya terhadap sepak bola menyerang yang diperagakan kedua tim.

Namun, juru taktik asal Spanyol tersebut memberikan catatan menarik mengenai alasan di balik tingginya intensitas permainan mereka.

Arteta menilai bahwa performa bugar para pemain di lapangan tidak lepas dari dukungan jadwal liga masing-masing yang sangat berpihak pada wakil mereka di kancah Eropa.

Sebagai contoh, Bayern Muenchen tiba di Paris setelah resmi menyandang gelar juara Bundesliga sehingga membuat Vincent Kompany bisa melakukan rotasi pemain secara masif.

Meskipun sempat tertinggal dari Mainz dan harus menurunkan pilar utama seperti Harry Kane serta Jamal Musiala dari bangku cadangan untuk menang 4-3, kondisi fisik mereka tetap terjaga.

Sementara itu, PSG juga melakukan rotasi pemain saat menang 3-0 atas Angers di Liga Prancis.

Tim besutan Luis Enrique juga sempat mendapat keistimewaan dari Liga Prancis dengan menunda salah satu laga domestik mereka demi persiapan menghadapi Liverpool pada babak perempat final UCL pertengahan April lalu.

Situasi serupa tak bisa didapat Arsenal yang mendapat jadwal sangat padat di Liga Inggris.

"Kualitas kedua tim, dan terutama kualitas individu pemain, saya belum pernah melihat hal seperti ini," kata Arteta, dikutip BolaSport.com dari Goal Internasional.

"Tapi ketika saya melihat jumlah menit dan kesegaran para pemain itu, saya tidak terkejut."

"Untuk memberikan kualitas sebanyak itu, Anda harus sangat segar."

"Perbedaan di liga dan cara mereka bersaing bagai siang dan malam."

"Anda hanya perlu melihat banyak statistik di sekitarnya."

"Anda membandingkan dua dunia yang berbeda," tutur mantan asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City itu menambahkan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.