TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari bersama Sentra Meohai Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan komitmen penuh untuk memfasilitasi seluruh prosesi pemakaman anak yatim piatu di sebuah panti asuhan di kawasan Baruga yang tewas dalam mobil pada Sabtu (2/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Kabid Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Dinsos Kota Kendari, Husni Mubaraq, dan perwakilan Sentra Meohai, Mas Abdi Yanto Nur, di depan gedung Kompartemen Dokpol RS Bhayangkara Kendari.
Husni Mubaraq menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Sosial telah berkoordinasi intensif dengan pihak panti asuhan untuk memastikan pemulasaraan jenazah.
Baca juga: Jenazah Anak Panti Asuhan Ditemukan Tewas Dalam Mobil Diautopsi, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
"Kami bersedia melakukan segala hal terkait almarhum, baik dari sisi pemakaman maupun pengurusan jenazah. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak panti untuk proses pemandian jenazah pasca-autopsi, penyolatan, hingga pemakaman," ujar Husni kepada TribunnewsSultra.com, Sabtu (2/5/2026).
Ia menambahkan rencananya, jenazah akan dimakamkan malam ini juga di pemakaman keluarga pengelola panti asuhan tempat almarhum selama ini tinggal.
Senada dengan hal tersebut, Mas Abdi Yanto Nur dari Sentra Meohai Kendari menyatakan kesiapan pihaknya untuk mem-back up kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemakaman tersebut.
"Kami dari Sentra Meohai Kendari siap mendukung penuh langkah-langkah dari Pemerintah Kota Kendari. Karena sudah ditangani bersama pihak panti, kami sepenuhnya menyokong kelancaran kegiatan pemakaman almarhum," katanya.(*)
(TribunnewsSultra.com/ La Ode Ahlun Wahid)