KRONOLOGI Maut di Pool Bus MGI Sukabumi: N. Rizky Tewas Dikeroyok, Polisi Temukan Pisau dan Miras
Ravianto May 03, 2026 12:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Polres Sukabumi Kota akhirnya mengungkap detail hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kasus pengeroyokan maut di Jalan Raya Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Peristiwa berdarah yang menewaskan seorang buruh bernama N. Rizky (30) tersebut kini dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengonfirmasi bahwa saat petugas tiba di lokasi tepatnya di Pool Bus MGI, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan sejumlah luka mengerikan.

Kronologi Kejadian Berdasarkan Fakta Lapangan:

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, berikut urutan peristiwa yang merenggut nyawa korban:

  • Kedatangan Korban (Pukul 17.15 - 17.30 WIB): Korban, N. Rizky, datang ke lokasi di Kampung Cibeureum, Desa Sukaraja, seorang diri dengan mengendarai motor.
  • Cekcok Mulut: Setibanya di depan Pool Bus MGI, korban terlibat perselisihan atau cekcok mulut dengan sekelompok orang yang berjumlah lebih dari lima orang.
  • Pengeroyokan Brutal (Pukul 17.30 WIB): Perkelahian tidak seimbang terjadi. Korban dikeroyok menggunakan benda keras berupa balok dan batu. Saksi di lokasi juga melihat adanya penggunaan senjata tajam.
  • Luka Fatal: Akibat serangan tersebut, korban mengalami tiga luka tusuk, luka sobek di wajah, serta luka serius di bagian kepala dan leher belakang.
  • Evakuasi & Kedatangan Polisi: Warga sempat mengevakuasi korban ke RS Hermina, namun dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia. Polisi tiba di lokasi sekitar waktu Magrib untuk mengamankan TKP.

Dalam olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah pisau berukuran kecil, satu unit handphone merek Redmi milik korban.

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Korban Maut di Pool MGI Sukabumi: Warga Sukaraja, Alami 3 Luka Tusuk

Kemudian botol air mineral berisi minuman keras jenis intisari, sepatu bot, serta satu unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah milik korban.

Selain itu, rekaman CCTV di sekitar lokasi turut diperiksa guna mengungkap pelaku dan kronologi kejadian.

“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengecek rekaman CCTV untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian,” kata Ipda Ade Ruli

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.