Dihadiri Pejabat Negara higga Ribuan Buruh, Acara May Day di Monas Sisakan 164 Ton Sampah
Jaisy Rahman Tohir May 03, 2026 10:08 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026) menyisakan 164 ton sampah.

Dinas Lingkungan Hidup Jakarta sampai mengerahkan 23 truk untuk mengangkut seluruh sampah dari Monas menuju TPST Bantargebang.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara, dari mulai Menteri Lingkungan Hidup yang belum lama dilantik, Jumhur Hidayat, Gubernur Jakarta Pramono Anung hingga Presiden Prabowo Subianto. Tentu saja, yang menjadi peserta utama adalah ribuan buruh dari berbagai serikat buruh.

Jumhur sendiri tidak hanya hadir dengan jabatan barunya, tetapi juga sebagai Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Saat bicara di panggung utama May Day, Jumhur tidak bicara mengenai kebersihan atau ligkungan hidup.

Secara singkat ia hanya berterima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan perhatian terhadap kaum buruh.

"Saya hanya ingin menyatakan berterima kasih kepada Presiden karena telah memastikan bahwa kaum buruh Indonesia sekarang bersatu di bawah kepimpinan Bapak Prabowo Subianto."

"Insyaallah semua cita-cita yang diharapkan bisa terwujud karena persatuan ini. Kami juga berterima kasih Bapak Prabowo telah meminta aparat Bapak dan juga orang-orang dekat Bapak untuk bisa menyatukan kami semua. Prof. Sufmi Dasco Ahmad, Bapak Kapolri, Pak Menaker, Pak Menseseg, semua kami sehari-hari bersatu bersama dan akhirnya terjadilah persatuan ini," kata Jumhur.

164 Ton Sampah

Perayaan May Day 2026 di Monas itu tak hanya berisi pidato dari pejabat dan juga pemimpin serikat buruh, melainkan ada pertunjukan musik yang menjadi hiburan bagi ratusan ribu buruh.

Ndarboy Genk yang berkolaborasi dengan Banditoz Yaow 86 sukses menghibur para buruh dengan lagunya yang sedang viral berjudul 'Kicau Mania'.

Setelah acara usai, para pejabat dan ribuan buruh meninggalkan Monas, sampah-sampah tertinggal berserakan.

Total, 164 ton sampah tersisa usai acara May Day 2026 itu.

“Ada 164 ton sampah sisa peringatan hari buruh. Seluruh area Monas dan sekitarnya sudah dituntaskan. Ini hasil kerja kolektif petugas di lapangan yang bergerak sejak kegiatan berlangsung hingga selesai,” terang Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Dudi Gardesi, Sabtu (2/5/2026), dikutip dari Kompas.com.

Adapun rincian pengangkutan sampah dilakukan oleh masing-masing wilayah sebagai berikut: Suku Dinas LH Jakarta Pusat dan UPS Badan Air mengangkut sekitar 14 truk besar atau 280 meter kubik, setara 98 ton sampah yang ditampung di TPS Monas.

Suku Dinas LH Jakarta Timur mengangkut sekitar 2,5 truk besar atau 50 meter kubik, setara 24 ton sampah dari Jalan Medan Merdeka Timur dan dibawa ke TPST Bantargebang.

Suku Dinas LH Jakarta Selatan mengangkut sekitar 3 truk besar atau 60 meter kubik, setara 21 ton sampah dari Jalan Medan Merdeka Selatan dan dibawa ke TPST Bantargebang. 

Suku Dinas LH Jakarta Utara mengangkut sekitar 2 truk besar atau 40 meter kubik, setara 14 ton sampah dari Jalan Medan Merdeka Utara dan langsung dibawa ke TPST Bantargebang. Suku Dinas LH Jakarta Barat mengangkut sekitar 1 truk besar atau 20 meter kubik, setara 7 ton sampah dari Jalan Medan Merdeka Barat dan langsung dibawa ke TPST Bantargebang.

DLH sebelumnya juga menyiapkan tempat sampah terpilah di beberapa titik agar mudah dijangkau pengunjung.

 Langkah ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa memilah sampah. Dudi mengingatkan, kegiatan besar seperti May Day bisa menghasilkan banyak sampah dalam waktu singkat.

 Karena itu, penanganannya tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga butuh kesadaran masyarakat.

“Setiap orang bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya. Letakkan pada tempat yang telah disediakan, dan bila memungkinkan, lakukan pemilahan sejak awal,” katanya.

BErita Terkait

  • Baca juga: 101 Penyusup Ditangkap, Polda Metro Jaya Usut Sosok Pendana Rencana Aksi Rusuh Saat May Day
  • Baca juga: KASBI Respons Buruh Rayakan May Day Bareng Prabowo di Monas: Strategi Serikat Berbeda-beda
  • Baca juga: Seloroh Prabowo ke Pramono Anung di Depan Ribuan Buruh di Monas: Partainya Lain Gak Apa-Apa
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.